Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha Pengelolaan Kopra di Kabupaten Bone, Kecamatan Tellusiattinge, Desa Ulo

Authors

  • Suryani Suryani Universitas Islam Makassar
  • Sulfiana Sulfiana Universitas Islam Makassar
  • Syamsul Rahman Universitas Islam Makassar
  • Helda Ibrahim Universitas Islam Makassar

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i2.7900

Keywords:

Business Feasibility, Coconut Processing, Copra, Farmers’ Income, Value Added

Abstract

Processing coconut into copra is an important strategy to increase value added and farmers’ income in rural areas. However, traditional copra processing businesses often face problems such as price fluctuations, high production costs, and limited understanding of business feasibility analysis. This study aims to analyze the value added and business feasibility of copra processing in Bone Regency, specifically in Tellusiattinge District, Ulo Village. The study was conducted from September to October 2025 using a descriptive method with qualitative and quantitative approaches. The research population consisted of 15 copra processing entrepreneurs, all of whom were selected as respondents using a census technique. Data were collected through interviews, observation, and documentation. Data analysis included production cost analysis, income analysis, value added analysis using the Hayami method, and business feasibility analysis using the Revenue Cost Ratio. The results showed that the average value added from processing coconut into copra was Rp2,100 per kilogram with a value added ratio of 37.5 percent, which falls into the medium category. The average Revenue Cost Ratio of 1.35 indicates that the copra processing business is feasible and profitable to operate. The findings imply that copra processing has the potential to increase farmers’ income and rural economic development, therefore requiring support in improving production efficiency and adopting better processing technologies to enhance value added.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andika, I., & Iskandar, S. (2023). Analisis nilai tambah pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Penuguan, Kecamatan Selat Penuguan, Kabupaten Banyuasin. Societa: Jurnal Ilmu-Ilmu Agribisnis, 12(1), 35–41. https://doi.org/10.20527/frontbiz.v7i3.10350

Andilan, J., Engka, D. S., & Sumual, J. I. (2021). Pengaruh biaya produksi, luas lahan, dan harga jual terhadap pendapatan petani kelapa (kopra) di Kecamatan Talawaan. Jurnal Berkala Ilmiah Efisiensi, 21(6).

Astuti, A., & Sulfiana. (2023). Analisis kontribusi pendapatan dan pemenuhan gizi keluarga pada pemanfaatan lahan pekarangan di Kabupaten Bulukumba. Tarjih Agriculture System Journal, 3(1), 140–144.

Baharuddin, I., & Hasan, M. H. (2021). Kontribusi usaha kelapa menjadi kopra terhadap pendapatan rumah tangga petani di Kelurahan Gubukusuma, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 7(8), 133–140.

Basuki, N., Djumadil, N., Mahmud, H., & Sangadji, S. S. (2023). Pemberdayaan masyarakat petani kelapa dengan penerapan pengolahan kelapa zero waste di Kecamatan Oba, Kota Tidore Kepulauan. Jurnal Pengabdian Masyarakat Khatulistiwa, 6(2), 98–102. https://doi.org/10.28926/jppnu.v6i1.222

Febriansyah, M. F. Y., Nalefo, L., & M., M. (2022). Analisis kelayakan usaha kopra putih dengan sistem pengolahan green house dan prospek pengembangannya pada masyarakat tani Kecamatan Kulisusu Utara, Kabupaten Buton Utara. Jurnal Ilmiah Penyuluhan dan Pengembangan Masyarakat, 2(4), 241. https://doi.org/10.56189/jippm.v2i4.28307

Fitriani, D., Zain, A. M. M., Ibrahim, H., Baso, A. K. A., & Yunus, A. (2025). Analisis manajemen usaha dalam pengembangan usaha sagu kasbi di Kelurahan Jaya, Kecamatan Tidore Utara, Kota Tidore Kepulauan. Agricultural Review, 4(1), 36–46. https://doi.org/10.37195/arview.v4i1.1361

Gafur, A., & Lamuisa, A. (2017). Analisis pendapatan usaha kopra di Desa Meli, Kecamatan Balaesang, Kabupaten Donggala. Agrotekbis, 5(2), 249–253.

Hayatuidin. (2025). Analisis komparatif usahatani jagung pakan (Zea mays L.) dan jagung manis (Zea mays saccharata Sturt.) di Kecamatan Basidondo dan Kecamatan Lampasio. JAGO TOLIS: Jurnal Agrokompleks Tolis, 5(3), 205–211. https://doi.org/10.56630/jago.v5i3.910

Hestina, J., Purba, H. J., Yusuf, E. S., Dabukke, F. B. M., Azhari, D., & Darwis, V. (2022). Industri kelapa Indonesia: Kinerja dan perspektif pengembangan menuju peningkatan nilai tambah dan daya saing. Forum Penelitian Agro Ekonomi, 40(1), 55–69. https://doi.org/10.21082/fae.v40n1.2022.55-69

Kementerian Pertanian. (2022). Statistik perkebunan Indonesia: Komoditas kelapa tahun 2021–2022. Direktorat Jenderal Perkebunan.

Mulyadi. (2016). Sistem akuntansi. Salemba Empat.

Ningsih, I. F. B., Fariz, M., Anjiu, L. D., Sanubary, I., & Sundari, E. M. (2024). Pembuatan mesin pengering kopra tipe rak dengan pemanas tempurung kelapa. Mekanisasi: Jurnal Teknik Mesin Pertanian, 2(1), 20–24. https://doi.org/10.47767/mekanisasi.v2i1.764

Nuirsin, R., Kassa, S., & Suilmi, S. (2021). Analisis nilai tambah pengolahan kelapa menjadi kopra di Desa Tangeban, Kecamatan Masama, Kabupaten Banggai. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian (E-Journal), 9(5), 1253–1261. https://doi.org/10.20527/frontbiz.v5i2.5906

Nurdin, M. F. (2021). Pendapatan dan nilai tambah usaha pengolahan kelapa menjadi kopra pada masa pandemi Covid-19 di Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong. Agrotekbis: Jurnal Ilmu Pertanian (E-Journal), 9(5), 1211–1217.

Purba, I. M. P. (2019). Analisis usaha tani semangka (Citrullus vulgaris L.): Studi kasus di Desa Kwala Bingai, Kecamatan Stabat, Kabupaten Langkat (Skripsi). Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Purba, J. R., & Lumangino, W. D. (2021). Budi daya kelapa dan pemasaran kopra di Buol 1970–2019. Handep: Jurnal Sejarah dan Budaya, 5(1), 27–47. https://doi.org/10.33652/handep.v5i1.159

Sahri Alam, A., & Ilmu Ekonomi, M. K. P. (2020). Tenaga kerja dan pendapatan: Quantification method at three traditional markets and two modern markets in Bandar Lampung. Jurnal Teknologi & Industri Hasil Pertanian, 21(2), 89–96.

Umami, T., Masitah, M., & Nursalam, N. (2023). Analisis kelayakan usaha kopra putih di Kecamatan Toari, Kabupaten Kolaka. Wiratani: Jurnal Ilmiah Agribisnis, 6(1), 1–9. https://doi.org/10.33096/wiratani.v6i1.111

Downloads

Published

2025-10-30

How to Cite

Suryani Suryani, Sulfiana Sulfiana, Syamsul Rahman, & Helda Ibrahim. (2025). Analisis Nilai Tambah dan Kelayakan Usaha Pengelolaan Kopra di Kabupaten Bone, Kecamatan Tellusiattinge, Desa Ulo. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 4(2), 497–516. https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i2.7900