Studi Kelayakan Pompanisasi Sebagai Alternatif Pengairan Sawah untuk Meningkatkan Produktivitas Padi di Desa Belang Turi

Authors

  • Inosensius Harmin Jandu Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Lorensius Santu Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Yosef Kurniawan Ukar Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng
  • Yostones Hardi Universitas Katolik Indonesia Santu Paulus Ruteng

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i2.7147

Keywords:

Agricultural Drought, Economic Feasibility, Farmer Welfare, Pump Irrigation, Sustainable Agricultural Development

Abstract

Farmers are grappling with drought challenges that jeopardize rice production. To address this, the government is promoting the use of water pumps and the construction of reservoirs. However, reservoir development comes with specific stipulations, such as the land used needing to be owned by the village or government. Climate change poses a significant challenge to Indonesia's agricultural sector. The pump irrigation program has emerged as a crucial solution for water scarcity in farmlands. This research was conducted in Belangturi Village, Ruteng District, Manggarai Regency, chosen purposively due to its status as a key rice paddy development area. The study took place from December 2023 to April 2024, employing simple random sampling. Data indicates there are 40 active rice paddy farmers in Belang Turi Village. An economic analysis forecasts substantial benefits from this program, including a 20-30% increase in rice production, an improved cropping index, crop diversification, and a 40-60% rise in farmer income. The financial analysis yields highly positive results: an NPV of IDR 450,000,000, an IRR of 18%, a Payback Period of 4.5 years, and a BCR of 1.75, all strongly indicating a highly feasible investment. From a social standpoint, pump irrigation is desperately needed and enthusiastically supported by the community. It's perceived as vital for overcoming critical water shortages, enhancing welfare, and improving access to education and healthcare. Therefore, implementing this pump irrigation system is highly recommended as a comprehensive solution for sustainable agricultural development in Belang Turi Village.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amrullah, A., Prasetyo, V., Syahrir, M., & Efendi, R. (2024). Kajian pemilihan pompa berdasarkan karakteristik topografi untuk sawah padi di Desa Bululondong. Majamecha. https://doi.org/10.36815/majamecha.v6i1.2967

Bempah, I., & Saleh, Y. (2023). Analisis pemanfaatan alat mesin pertanian pada kelompok tani padi sawah di Kelurahan Hunggaluwa Kecamatan Limboto. [Nama Jurnal tidak tercantum], 4, 325–339. (Lengkapi nama jurnal bila ada)

Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng. (2025). Mengenal irigasi perpompaan (pompanisasi) dan manfaatnya dalam meningkatkan produksi pertanian. Dinas Pertanian Kabupaten Buleleng. https://distan.bulelengkab.go.id

Hantoro, F. R. P., Prasetyo, E., & Hermawan, A. (2020). Dampak penggunaan alat dan mesin pertanian terhadap produksi padi di Kabupaten Tegal. [Nama Jurnal tidak tercantum]. (Lengkapi nama jurnal bila ada)

Heryani, N., Kartiwa, B., & Hamdani, A. (2020). Pengelolaan tanah dan air pada budidaya padi gogo dan palawija di bawah tegakan tanaman tahunan untuk meningkatkan produktivitas lahan. Jurnal Sumberdaya Lahan, 14(1), 1–14. https://doi.org/10.21082/jsdl.v14n1.2020.1-14

Indrayanti, T., Prayoga, A., & Zakky, M. (2024). Penggunaan alsintan pada pertanian modern dalam usahatani padi sawah untuk mendukung ketahanan pangan di Kabupaten Tangerang. Jurnal Ketahanan Nasional, 30(2), 258. https://doi.org/10.22146/jkn.97632

Jafar, I., Pratiwi, A. I., Eka, F., & Surusa, P. (2019). Introduksi teknologi pompa air tenaga bayu pada sawah tadah hujan di Desa Isimu Selatan, Kabupaten Gorontalo. [Jurnal tidak tercantum]. (Lengkapi bila ada nama jurnal)

Kurniawan, A. D., Yuminarti, U., & Tjolli, I. (2022). Tingkat adop¬si teknologi mekanisasi pertanian pada petani padi sawah di Kampung Prafi Mulya Distrik Prafi Kabupaten Manokwari. Jurnal Sosio Agri Papua, 11(1). https://doi.org/10.30862/sap.v11i01.258

Nofitasari, R. (2024). Strategi pengembangan teknologi pertanian padi sawah di Langkat Sumatera Utara. JIA (Jurnal Ilmiah Agribisnis): Jurnal Agribisnis dan Ilmu Sosial Ekonomi Pertanian, 9(1), 38–48. https://doi.org/10.37149/jia.v9i1.947

Prayuginingsih, H., Fauzi, N. F., Badriyah, R., & Jannah, F. (2021). The effect of agricultural mechanization on the economy of the farmer group of Sumber Rejeki members at Sub District of Bangsalsari, District of Jember. AGRISEP, 20(2), 251–264. https://doi.org/10.31186/jagrisep.20.2.251-264

Pusat Perlindungan Varietas Tanaman dan Perizinan Pertanian (PPVTPP) Kementerian Pertanian. (2024, October 18). Pacu produksi lewat pompanisasi, Pusat PVTPP Kementan gelar MT III di Kabupaten Kebumen. PPVTPP Kementan. https://ppvtpp.setjen.pertanian.go.id

Samaria, S., Tandi, I., & Vandalisna. (2026). Dampak mekanisasi pertanian terhadap perubahan ekonomi, sosial dan budaya komunitas petani padi sawah. Jurnal Agrisistem. https://ejournal.polbangtan-gowa.ac.id/index.php/J-Agr-Sosekpenyuluhan/article/view/54

ANTARA. (2024, May 21). Kementan jamin kesejahteraan petani melalui program pompanisasi. ANTARA News. https://www.antaranews.com

Kompas. (2024, September 19). Program pompanisasi buat petani tersenyum, Mentan Amran: Solusi untuk tingkatkan indeks pertanaman. Kompas.com. https://kilaskementerian.kompas.com

ANTARA. (2024, December 3). Kementan: Pompanisasi airi 1,1 juta hektare lahan sawah tadah hujan. ANTARA News. https://www.antaranews.com

Downloads

Published

2025-10-31

How to Cite

Jandu, I. H., Lorensius Santu, Yosef Kurniawan Ukar, & Yostones Hardi. (2025). Studi Kelayakan Pompanisasi Sebagai Alternatif Pengairan Sawah untuk Meningkatkan Produktivitas Padi di Desa Belang Turi. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 4(2), 388–398. https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i2.7147