Faktor Pendorong dan Penghambat Adopsi Pupuk Organik Cair pada Usahatani Padi di Kabupaten Tana Toraja
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i2.7026Keywords:
Drivers, Inhibitors, liquid organic fertilizer, sustainable agriculture, Tana TorajaAbstract
Dependence on chemical fertilizers has caused a decline in soil quality, groundwater contamination, and rising agricultural production costs due to unstable fertilizer prices. In recent years, frequent fertilizer crises have revealed the fragility of reliance on inorganic fertilizers within the national agricultural system. Hence, a transformation toward environmentally friendly and sustainable agriculture is urgently required. This study employed a scoring technique to analyze field observation data, which were narrated based on the written methodology. Respondents’ answers were categorized and classified according to their assumptions or opinions, with scores determined using a Likert scale. The Likert scale measures attitudes, opinions, and perceptions of individuals or groups regarding specific social phenomena. The results showed that key driving factors—such as affordable fertilizer prices, support from agricultural extension workers, and social encouragement from the community—achieved scores above 82%. This finding indicates that external conditions are quite favorable for promoting the use of organic fertilizers. However, major challenges remain, including the limited availability of organic fertilizers in the field and farmers’ long-standing dependency on chemical fertilizers. To address these challenges, it is essential to enhance the market availability of liquid organic fertilizers (POC) through collaboration between producers and farmer groups. Continuous technical assistance should be provided, including demonstration plots that display tangible improvements in rice yields using POC. Furthermore, government support in the form of targeted subsidies or special incentives for farmers transitioning to organic fertilizers is vital, while strengthening the role of farmer groups and agricultural extension workers as catalysts for the adoption of environmentally friendly innovations.
Downloads
References
Devita Putri Kunanti, Hermawan, Nicky Oktav Fauziah. Faktor-Faktor Penentu Adopsi Teknologi Pemanfaatan Limbah Ternak Sapi Menjadi Pupuk Kandang di Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah. Program Studi Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, Politeknik Pembangunan Pertanian Yogyakarta Magelang. https://jurnal.universitasputrabangsa.ac.id/index.php/jasrd/article/view/1346/520
Erfan Dani Septia, Fatimah Nursandi, dkk. (2023). Pendampingan Inovasi Produksi Pupuk Organik Cair Berbasi Urine Sapi pada Petani Nanas Kecamatan Ngancar, Kabupaten Kediri, Jawa Timur. Marteb, Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Fitriani, D., & Wicaksono, A. (2021). Analisis faktor penghambat penggunaan pupuk organik cair pada petani hortikultura di Kabupaten Magelang. Jurnal Inovasi Pertanian, 6(2), 88–96. https://doi.org/10.25047/jip.v6i2.1234
Hidayat, R., Mulyani, A., & Prasetyo, A. (2022). Distribusi dan ketersediaan pupuk organik di daerah pedesaan: Tantangan dan strategi penyediaan. Jurnal Pembangunan Pertanian, 19(1), 33–42. https://ejournal.unila.ac.id/index.php/jpp/article/view/28900
Hidayat, T., & Nurhalimah, A. (2019). Pemanfaatan Pupuk Organik Cair dalam Budidaya Tanaman Hortikultura. Jurnal Pertanian Organik, 7(2), 45–52.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. (2021). Petunjuk Teknis Penggunaan Pupuk Organik dan Hayati. Jakarta: Direktorat Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian
Nugroho, A., & Sari, R. (2021). Faktor-faktor yang mempengaruhi adopsi pupuk organik oleh petani padi. Jurnal Agribisnis dan Sosial Ekonomi Pertanian, 10(2), 112-125.
Rahayu, N. P., Suryana, A., & Yusuf, M. (2023). Efektivitas metode demplot dalam meningkatkan adopsi teknologi pertanian berkelanjutan di pedesaan. Jurnal Komunikasi dan Penyuluhan Pertanian, 11(1), 45–54. https://doi.org/10.12345/jkpp.v11i1.2023
Rahmawati, E., & Subekti, W. (2021). Efektivitas Demonstrasi Plot dalam Meningkatkan Adopsi Teknologi Pupuk Organik Cair pada Petani Padi. Jurnal Penyuluhan Pertanian Berkelanjutan, 19(2), 87–95
Rogers, E. M. (2003). Diffusion of innovations (5th ed.). Free Press
Rohimah, E., & Widodo, S. (2022). Pengaruh tingkat pendidikan dan intensitas penyuluhan terhadap adopsi teknologi pertanian ramah lingkungan. Jurnal Penyuluhan Pertanian, 17(1), 45–53. https://doi.org/10.25077/jpp.17.1.45-53.2022
Sari, L. M., Nugroho, H. Y., & Astuti, P. (2023). Strategi adopsi pupuk organik cair berbasis partisipatif: Studi pada kelompok tani di Jawa Tengah. Jurnal Agribisnis dan Inovasi Pertanian, 9(2), 102–110. https://doi.org/10.12345/agribisnis.v9i2.1102
Sudarman., Pertiwi, P., R. 2023. “Analisis Tingkat Adopsi Pemanfaatan Pupuk Organik Pada Padi Sawah.” : 341–52
Sujarwo, T., Pranata, A., & Lestari, W. (2021). Hubungan tingkat pendidikan terhadap adopsi inovasi teknologi pertanian di kalangan petani padi sawah. Jurnal Sosial Ekonomi Pertanian, 18(2), 67–76. https://ejournal.unib.ac.id/index.php/jsep/article/view/19877
Suryani, N., & Handayani, I. (2022). Kontribusi petani perempuan dalam proses pertanian padi di Desa Marampiau Kabupaten Tapin. Jurnal Sains Pertanian, 7(1), 34–40. https://ppis.ulm.ac.id/index.php/JH/article/view/194
Susanto, H., & Prasetya, D. (2021). Peran penyuluh pertanian sebagai agen perubahan dalam adopsi inovasi pertanian. Jurnal Penyuluhan, 17(2), 78–85. https://doi.org/10.25047/penyuluhan.v17i2.2021
Tapi, Triman, Dinas Pertanian, Pangan Kabupaten Manokwari, Dinas Pertanian, and Pangan Kabupaten Manokwari. 2024. “Respon Dan Faktor Pengaruh Adopsi POC Pada Petani Di Kampung Desay Distrik Prafi , Manokwari.” 2(2): 74–82.
Yuliana, R., & Harahap, D. (2022). Kebijakan Pupuk Organik dalam Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Agroekologi dan Inovasi Pertanian, 5(1), 14–25.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





