Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan DAS Bone, Provinsi Gorontalo

Authors

  • Parid Pakaya Universitas Negeri Gorontalo
  • Sudarmanto Hasan Universitas Negeri Gorontalo
  • Suryadi Syamsudin Universitas Negeri Gorontalo
  • Fitryane Lihawa Universitas Negeri Gorontalo
  • Iswan Dunggio Universitas Negeri Gorontalo

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i1.5165

Keywords:

Bone Bolango, Community participation, watershed management

Abstract

Watershed management requires active community participation as a key actor in ensuring environmental sustainability. This study aims to analyze the forms, levels, and factors influencing community participation in the management of the Bone Bolango Watershed in Gorontalo Province. The method used is a descriptive qualitative approach supported by quantitative data from questionnaires distributed to 45 respondents. The results show that 75.6% of respondents are unaware of watershed programs, and only 24.4% have been involved in the planning stage. In the implementation stage, participation reaches 53.3%, mainly in reforestation and waste management activities. About 48.9% are aware of the evaluation process, but only 40% consider it transparent. Some community members (44.4%) perceive economic benefits, especially from planting productive trees. Educational activities are considered effective by 71.1% of respondents, although participation remains limited. The Bone Watershed Forum is viewed as strategic, yet community involvement needs to be strengthened. Enhancing local institutional capacity, transparency, and cross-sector collaboration is essential to improving sustainable community participation in watershed management.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andriani, N. M. A., Rares, J. J., & Tampi, G. B. (2017). Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Desa Tumokang Baru Kecamatan Dumoga Utara Kabupaten Bolaang Mongondow. Jurnal Administrasi Publik, 3(046).

Aprianty, H., Supriyono, S., Triyanto, D., & Alexsander, A. (2018). Implementasi good enviromental governance dalam pengelolaan daerah aliran sungai (das) bengkulu. Jurnal Ilmu Pemerintahan Kajian Ilmu Pemerintahan Dan Politik Daerah, 3(2), 136-148. https://doi.org/10.24905/jip.3.2.2018.136-148

Ariyani, N., Ariyanti, D. O., & Ramadhan, M. (2020). Pengaturan ideal tentang pengelolaan daerah aliran sungai di Indonesia (Studi di Sungai Serang Kabupaten Kulon Progo). Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 27(3), 592-614.

Darmin, D. (2023). Pendekatan cepa (collaborative, ecology, planning, administrative) dalam pemberdayaan masyarakat pesisir pantai. Jurnal Sipatokkong BPSDM Sulsel, 4(2), 134-153. https://doi.org/10.58643/sipatokkong.v4i2.229

Ismah Pudji Rahayu Ishak, Andi Idham Asman, Despry Nur Annisa Ahmad, (2016). Pemanfaatan Teknologi Spasial Dalam Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (Das) Binanga Lumbua Kabupaten Jeneponto Sulawesi Selatan, Jurnal Geomatika, 22 (1)

Ismail, A., Affriani, A., Himayah, S., Nandi, N., & Malik, Y. (2019). Participatory mapping for community-based watershed management, lesson learn from central java and west nusa tenggara. Iop Conference Series Earth and Environmental Science, 286(1), 012024. https://doi.org/10.1088/1755-1315/286/1/012024

Laily, E. I. A. N., & Imro’atin, E. (2015). Partisipasi Masyarakat dalam perencanaan pembangunan partisipatif. Jurnal Kebijakan dan Manajemen Publik, 3(2), 186-190.

Mardinata, E., Cahyono, T., & Rizqi, R. (2023). Transformasi digital desa melalui sistem informasi desa (sid): meningkatkan kualitas pelayanan publik dan kesejahteraan masyarakat. Parta Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 4(1), 73-81. https://doi.org/10.38043/parta.v4i1.4402

Nanda, L., Tan, F., & Noer, M. (2019). Tingkat partisipasi masyarakat dalam program penyelamatan dan pengelolaan lingkungan berkelanjutan danau maninjau. Jurnal Kebijakan Sosial Ekonomi Kelautan Dan Perikanan, 8(2). https://doi.org/10.15578/jksekp.v8i2.7432

Narendra, B., Siregar, C., Dharmawan, I., Sukmana, A., Pratiwi, P., Pramono, I., … & Yuwati, T. (2021). A review on sustainability of watershed management in indonesia. Sustainability, 13(19), 11125. https://doi.org/10.3390/su131911125

Pambudi, A. (2019). Watershed management in indonesia: a regulation, institution, and policy review. Jurnal Perencanaan Pembangunan the Indonesian Journal of Development Planning, 3(2). https://doi.org/10.36574/jpp.v3i2.74

Peraturan Daerah Kabupaten Bone Bolango Nomor 5 Tahun 2014 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Tahun 2005–2025. Pemerintah Kabupaten Bone Bolango.

Purwanti, N., Rahim, S., & Hamidun, M. S. (2022). Partisipasi masyarakat dalam kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan (RHL) Di Kabupaten Bone Bolango. Jurnal Belantara, 5(1), 72-80.

Salampessy, M., Nugroho, B., & Purnomo, H. (2012). Hubungan karakteristik responden dengan partisipasi masyarakat dalam kegiatan pengelolaan hutan lindung gunung nona di kota ambon propinsi maluku. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 9(3), 149-159. https://doi.org/10.20886/jpsek.2012.9.3.149-159

Sinery, A. and Manusawai, J. (2017). Partisipasi masyarakat dalam program pengelolaan hutan lindung wosi rendani (participation of communities in the wosi rendani protected forest management). Jurnal Manusia Dan Lingkungan, 23(3), 394. https://doi.org/10.22146/jml.18811

Sriyana, I. (2018). Indeks stakeholders pengelolaan daerah aliran sungai dengan pendekatan kiss di indonesia. Media Komunikasi Teknik Sipil, 24(1), 79. https://doi.org/10.14710/mkts.v24i1.18966

Suparsa, I., Muliani, N., Puspadewi, A., Wiryastuti, N., & Putri, I. (2022). Implementasi budaya lokal dalam penataan daerah aliran sungai untuk menunjang pengembangan kawasan ekowisata. Jurnal Ilmiah Vastuwidya, 5(1), 57-64. https://doi.org/10.47532/jiv.v5i1.410

Susilowati, E. and Windiani, W. (2018). Pendekatan rekayasa sosial dalam pengelolaan sumberdaya air (studi kasus pengadaan tanah untuk pembangunan bendungan semantok di kabupaten nganjuk-jawa timur). Iptek Journal of Proceedings Series, 0(5), 1. https://doi.org/10.12962/j23546026.y2018i5.4415

Tanjung, N., Sadono, D., & Wibowo, C. (2017). Tingkat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan nagari di sumatera barat. Jurnal Penyuluhan, 13(1), 14. https://doi.org/10.25015/penyuluhan.v13i1.12990.

Wastiti, A., Purnaweni, H., & Rahman, A. Z. (2021). Faktor pendorong dan faktor penghambat partisipasi masyarakat dalam program kota tanpa kumuh (Kotaku) di Kelurahan Rejomulyo Kecamatan Semarang Timur Kota Semarang. Journal of Public Policy and Management Review, 10(4), 130-143.

Downloads

Published

2025-05-30

How to Cite

Pakaya, P., Sudarmanto Hasan, Suryadi Syamsudin, Fitryane Lihawa, & Iswan Dunggio. (2025). Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan DAS Bone, Provinsi Gorontalo. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Tanaman, 4(1), 162–177. https://doi.org/10.55606/jurrit.v4i1.5165