Penerapan Asas Equality Before The Law dalam Penanganan Kasus Narkotika Oleh LBH Legundi Surabaya

Authors

  • Denada Chalimy Pramesti Universitas Trunodjoyo Madura
  • Abd. Wachid Habibullah Universitas Trunodjoyo Madura

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8155

Keywords:

Equality Before Law, Justice, Legal Aid Institute, Narcotics, Sentencing Disparity

Abstract

This research analyzes the application of the equality before the law principle in handling narcotics cases by the Legal Aid Institute (LBH) Legundi Surabaya. The principle of equality before the law is a fundamental principle guaranteed in Article 27 paragraph (1) of the 1945 Constitution, yet its implementation in narcotics law enforcement still faces various challenges. This study employs a normative juridical method with a qualitative approach to examine LBH Legundi's strategies in ensuring clients fully obtain their constitutional rights. The findings reveal that although LBH Legundi has implemented various strategies such as detailed examination of arrest procedures, optimization of legal instruments, and efforts for detention suspension, the application of the equality before the law principle remains hindered by several factors. The main challenges include strong social stigma against narcotics offenders, limited resources of legal aid institutions, disparities in judicial decisions, structural barriers in accessing justice, weak supervision systems, minimal systemic support from the state, and a law enforcement mindset that remains punitive rather than rehabilitative. This condition creates a significant gap between suspects from economically disadvantaged backgrounds and those from affluent backgrounds, which contradicts the spirit of substantive justice. The study concludes that realizing the principle of equality before the law requires comprehensive reform touching structural, cultural, and systemic aspects of Indonesia's criminal justice system.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adiputra, I. M. A., & Dharmawan, N. K. S. (2021). Implementasi prinsip equality before the law dalam sistem peradilan pidana di Indonesia. Kertha Wicara: Journal Ilmu Hukum, 10(7), 567–579.

Asikin, Z. (2019). Problematika lembaga bantuan hukum dalam memberikan akses keadilan bagi masyarakat miskin. Jurnal Hukum dan Peradilan, 8(2), 267–280.

Atmasasmita, R. (2021). Sistem peradilan pidana kontemporer. Kencana.

Dewi, K. S. (2020). Implementasi asas equality before the law dalam sistem peradilan pidana Indonesia. Jurnal Hukum Ius Quia Iustum, 27(3), 448–470.

Fauzan, M. (2021). Disparitas putusan hakim dalam tindak pidana narkotika dan implikasinya terhadap rasa keadilan masyarakat. Jurnal Yudisial, 14(1), 73–92.

Harahap, M. Y. (2020). Pembahasan permasalahan dan penerapan KUHAP: Penyidikan dan penuntutan (Edisi ke-2). Sinar Grafika.

Hasibuan, R., & Ridwan, M. (2020). Efektivitas pemberian bantuan hukum terhadap masyarakat miskin dalam perkara pidana. Jurnal Hukum dan Peradilan, 9(2), 245–262.

Hidayat, T. (2022). Peran lembaga bantuan hukum dalam mewujudkan access to justice bagi masyarakat miskin. Jurnal Rechtsvinding, 11(1), 85–104.

Marzuki, P. M. (2021). Penelitian hukum (Edisi revisi). Kencana Prenada Media Group.

Muladi, & Arief, B. N. (2020). Teori-teori dan kebijakan pidana. Alumni.

Prakoso, D. (2020). Stigmatisasi sosial terhadap pelaku tindak pidana narkotika dan dampaknya dalam proses peradilan. Jurnal Hukum dan Pembangunan, 50(4), 889–910.

Prasetyo, T. (2021). Kebijakan kriminal dalam penanganan tindak pidana narkotika di Indonesia. Jurnal Hukum Pembangunan, 51(1), 98–115.

Rahardjo, S. (2020). Penegakan hukum progresif. Kompas Media Nusantara.

Rahardjo, S. (2021). Penegakan hukum: Suatu tinjauan sosiologis. Genta Publishing.

Riono, S., & Haris. (2021). Analisis yuridis implementasi asas legalitas dan equality before the law dalam undang-undang narkotika. Audito Comparative Law Journal (ACLJ), 2(3), 177–190. https://doi.org/10.22219/aclj.v2i1.15473

Santoso, T. (2021). Kebijakan penanggulangan narkotika: Antara pendekatan penal dan non-penal. Jurnal Kriminologi Indonesia, 17(2), 158–175.

Simanjuntak, N. (2020). Penerapan asas equality before the law dalam sistem peradilan pidana Indonesia: Antara das sein dan das sollen. Refleksi Hukum: Jurnal Ilmu Hukum, 8(2), 189–206.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2021). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat (Cet. ke-19). Rajawali Pers.

Suhariyanto, B. (2019). Disparitas putusan hakim dalam perkara pidana: Perspektif keadilan dan kepastian hukum. Jurnal Negara Hukum, 10(2), 237–256.

Triwulandari, N. G. A. A. M. (2020). Problematika pemberian bantuan hukum struktural dan non-struktural kaitannya dengan asas equality before the law. Jurnal Ilmiah Kebijakan Hukum, 14(3), 535–552. https://doi.org/10.30641/kebijakan.2020.V14.539-552

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2011 Nomor 104, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5248.

Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 143, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5062.

Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentang Kekuasaan Kehakiman. Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2009 Nomor 157, Tambahan Lembaran Negara Nomor 5076.

Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1981 tentang Hukum Acara Pidana (KUHAP). Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1981 Nomor 76, Tambahan Lembaran Negara Nomor 3209.

Waliden, I. A. S., Maulida, S. F., & Rachmatulloh, M. A. (2022). Tinjauan asas equality before the law terhadap penegakan hukum di Indonesia. Verfassung: Jurnal Hukum Tata Negara, 1(2), 115–134. https://doi.org/10.30762/vjhtn.v1i2.186

Wulandari, F., & Budiono, A. R. (2021). Disparitas putusan hakim dalam perkara narkotika: Perspektif keadilan hukum. Arena Hukum, 14(3), 456–475.

Zulkarnain, et al. (2023). Penerapan asas equality before the law dalam penegakan hukum tindak pidana narkotika terhadap pengguna narkotika di kalangan publik figur. Locus Journal of Academic Literature Review, 2(5), 390–405.

Downloads

Published

2026-05-04

How to Cite

Denada Chalimy Pramesti, & Abd. Wachid Habibullah. (2026). Penerapan Asas Equality Before The Law dalam Penanganan Kasus Narkotika Oleh LBH Legundi Surabaya. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(3), 277–291. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i3.8155

Similar Articles

<< < 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.