Ketaatan Perizinan di Sektor Perdagangan Barang dan Jasa: Kesenjangan Implementasi dan Dampaknya terhadap Kepatuhan Pelaku Usaha

Authors

  • Yacob Ferdinan Martono Universitas Palangka Raya
  • Rikardo Dinata Universitas Palangka Raya
  • Yana Lestari Universitas Palangka Raya
  • Nani Triwahyuni Universitas Palangka Raya
  • Fadlilah Muntaha Universitas Palangka Raya

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6882

Keywords:

business actors, business licensing, compliance, regulations, risk-based policies

Abstract

This research is motivated by the importance of business licensing in the trade of goods and services sector as an instrument of legality, supervision, and legal protection; however, its implementation still faces gaps between normative regulations and practices in the field. The purpose of this study is to analyze the level of business actors’ compliance with licensing obligations, identify obstacles in the implementation of risk-based licensing policies, and evaluate their impact on compliance. The method used is library research with a normative juridical approach, through an examination of primary legal materials in the form of laws and related regulations, as well as secondary and tertiary legal materials from scientific literature. The results show that the effectiveness of risk-based licensing policies has not been optimally achieved due to low legal literacy, limited digital understanding, and the perception that licenses are merely a formality, causing many business actors to neglect administrative obligations. This condition illustrates the existence of a gap between regulatory objectives and implementation practices. These findings emphasize the need for procedural simplification, intensified socialization, and strengthened technical assistance so that licensing policies become more responsive to the needs of business actors, while simultaneously encouraging compliance and enhancing national economic competitiveness.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdoellah, A. Y., & Rusfiana, Y. (2016). Teori dan analisis kebijakan publik. Jatinangor: Alfabeta.

Anggraeni, R. (2022). Pentingnya legalitas usaha mikro kecil dan menengah. Jurnal Hukum, 1(2), 77–83.

Bimarasmana, M., Mandala, O. S., Siddiq, N. K., & Yusuf, M. S. (2023). Pelaksanaan pemberian izin usaha berbasis risiko. Jurnal Fundamental Justice, 4(2), 128–140. https://doi.org/10.30812/fundamental.v4i2.3175

Budiarti, A. P. (2024). Kepatuhan UMKM pembuatan tahu dan susu kedelai terhadap Pasal 4 PP Nomor 5 Tahun 2021 perizinan berusaha berbasis risiko: Studi kasus di Desa Pojok Kecamatan Wates Kabupaten Kediri [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. Jawa Timur.

Erni, E., & Jaya, F. (2022). Efektivitas perizinan berusaha berbasis risiko dalam rangka kemudahan berusaha. Wajah Hukum, 6(2), 248. https://doi.org/10.33087/wjh.v6i2.927

Farida, I., & Radian, M. L. (2024). Penerapan perizinan berusaha berbasis risiko bagi pelaku UMKM di Desa Cibatu Kecamatan Cikarang Selatan Kabupaten Bekasi. UNES Law Review, 6(4), 11088–11089.

Hudawibowo, S., Soepeno, M. H., & Kasenda, V. D. (2024). Hubungan tingkat pendidikan pemilik usaha dengan kejadian pelanggaran perdagangan dan perlindungan konsumen. Jurnal Fakultas Hukum UNSRAT Lex Privatum, 14(1).

Ismail, M., & Ikraam, A. (2021). Peranan hukum dalam ekonomi Indonesia. Jurnal Magister Ilmu Hukum, 2(2), 17. https://doi.org/10.36722/jmih.v2i2.743

Jannah, A. N. B., Hidayat, M. N., Husain, M. A., Askan, A., & Aini, M. (2022). Sosialisasi kebijakan pemerintah tentang perizinan UMKM guna meningkatkan kesadaran akan pentingnya perizinan usaha. Jurnal Pengabdian Masyarakat Darul Ulum, 1(1), 11–24. https://doi.org/10.32492/dimas.v1i1.547

Kusdarwati, E. (2021). Pelaksanaan pengawasan barang terkait keamanan, keselamatan, kesehatan, dan lingkungan hidup (K3L) tahun 2020. Cendekia Niaga, 5(2), 157–168. https://doi.org/10.52391/jcn.v5i2.597

Kusmanto, H., & Warjio, W. (2019). Pentingnya legalitas usaha bagi usaha mikro kecil dan menengah. JUPIIS: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial, 11(2), 324–327. https://doi.org/10.24114/jupiis.v11i2.13583

Oktaviani, & Yasa. (2022). Urgensi legalitas usaha bagi industri kecil dan menengah (IKM). Jurnal Pendidikan, 2, 504–511.

Prasiwi, S. D., Mursyidah, L., & Sutanto, S. H. (2024). Implementasi kebijakan perizinan usaha mikro dan kecil berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 (Studi usaha mikro dan kecil topi di Desa Punggul, Kabupaten Sidoarjo). Cakrawala, 18(1), 59–73. https://doi.org/10.32781/cakrawala.v18i1.629

Puspitasari, A. H., & Widodo, C. (2024). Peranan nomor induk berusaha (NIB) sebagai legalitas usaha bagi pertumbuhan bisnis UMKM Tape Semen Bu Suwarti. Mengabdi: Jurnal Hasil Kegiatan Bersama Masyarakat, 2(4), 17–27. https://doi.org/10.61132/mengabdi.v2i4.755

Rahardjo, S. (1984). Masalah penegakan hukum: Suatu kajian sosiologis. Bandung: Sinar Baru.

Rahmadani, A. E., & Pangestu, Y. (2024). Analisis penerapan perizinan berusaha melalui sistem Online Single Submission (OSS) berbasis risiko. Media Hukum Indonesia (MHI), 2(4), 174–179. https://doi.org/10.5281/zenodo.14060525

Rahmadi. (2011). Pengantar metodologi penelitian. Banjarmasin: Antasari Press.

Rivana, A. R. (2023). Implementasi kebijakan penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko di Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kota Pekanbaru [Skripsi, Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim]. Riau.

Rokhman, B., Tobirin, Rokhman, A., & Kurniasih, D. (2024). Risk-based business licensing implementation through the Online Single Submission (OSS) system. Journal of Social and Economics Research, 6(1), 2715–6117. https://doi.org/10.54783/jser.v6i1.399

Rosana, E. (2014). Kepatuhan hukum sebagai wujud kesadaran hukum masyarakat. Jurnal TAPIs, 1(3). https://www.neliti.com/publications/492025/kepatuhan-hukum-sebagai-wujudkesadaran-hukum-masyarakat

Saharani, L. (2024). Kesadaran hukum pelaku usaha mikro terhadap penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko (Studi di Home Industri Kerupuk Kali di Dusun Nglongah Lor, Kabupaten Trenggalek) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. Jawa Timur.

Soekanto, S. (1982). Kesadaran hukum dan kepatuhan hukum. Jakarta: CV Rajawali.

Soekanto, S., & Mamudji, S. (2001). Penelitian hukum normatif: Suatu tinjauan singkat. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Solihah, S., & Mulyadi, M. (2025). Aspek hukum dalam proses penerbitan izin usaha: Tinjauan terhadap regulasi di Indonesia. Journal Customary Law, 2(3), 8. https://doi.org/10.47134/jcl.v2i3.4059

Suhayati, M. (2017). Penyederhanaan izin usaha pelaku mikro dan kecil dari perspektif hukum: Studi di Provinsi DIY. Jurnal Negara Hukum, 238–258.

Sukayasa, I. N. (2025). Peran regulasi hukum bisnis dalam mendorong kepatuhan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM): Review jurnal sistematis. Journal of Economics Research and Policy Studies, 5(2), 559–571. https://doi.org/10.53088/jerps.v5i2.2078

Sutedi, A. (2011). Hukum perizinan dalam sektor pelayanan publik. Jakarta: Sinar Grafika.

Suteki, G. T., & Taufani, G. (2018). Metode penelitian hukum (filsafat, teori dan praktik). Jakarta: Rajawali Pers.

Tambunan, T. S. (2019). Hukum bisnis. Jakarta: Prenadamedia Group Divisi Kencana.

Wardhana, A. F. G., & Wibowo, A. I. (2021). Implikasi Peraturan Pemerintah Nomor 5 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko terhadap pengawasan perizinan berusaha di daerah. Review of Jurisprudence, 5(1). https://doi.org/10.46306/rj.v5i1.257

Wijaya, T. T. A. (2023). Kesadaran hukum pelaku usaha produsen tape ketan hijau terhadap Pasal 170 dalam PP Nomor 5 Tahun 2021 tentang penyelenggaraan perizinan berusaha berbasis risiko perspektif maqashid syariah (Studi di Desa Kedawong Diwek Jombang) [Skripsi, Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim]. Jawa Timur.

Zamrud, M. (2020). Tingkat kepatuhan pelaku usaha komoditi perikanan di Sulawesi Selatan [Skripsi, Universitas Hasanuddin]. Sulawesi.

Zulham. (2013). Hukum perlindungan konsumen. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.

Downloads

Published

2025-11-06

How to Cite

Yacob Ferdinan Martono, Rikardo Dinata, Yana Lestari, Nani Triwahyuni, & Fadlilah Muntaha. (2025). Ketaatan Perizinan di Sektor Perdagangan Barang dan Jasa: Kesenjangan Implementasi dan Dampaknya terhadap Kepatuhan Pelaku Usaha. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 5(1), 476–492. https://doi.org/10.55606/jurrish.v5i1.6882

Similar Articles

<< < 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.