Kapabilitas Pemerintah Desa Ponggok Terhadap Perubahan UU Desa No. 6 Tahun 2014 dengan Pendekatan Teori Dynamic Governance Neo and Chen

Authors

  • Aditya Ramdhani Universitas Padjadjaran
  • Anggita Puspa Nirwana Universitas Padjadjaran
  • Denissa Angela Sihombing Universitas Padjadjaran
  • Gandina Suciyani Fitria H Universitas Padjadjaran
  • Dede Sri Kartini Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5879

Keywords:

adaptive governance, BUMDes, BPD, dynamic governance, local government, village development

Abstract

This research analyzes the adaptive capabilities of Ponggok Village Government in responding to the changes brought by Law No. 6 of 2014 concerning Villages, using the Dynamic Governance framework developed by Neo and Chen. Employing a qualitative method through focus group discussions, interviews, and document analysis, the study investigates the village government’s capacity in thinking ahead, thinking again, and thinking across. Findings show that Ponggok Village successfully adapted to legal reforms by implementing participatory planning, institutional innovation through BUMDes, human resource development, and digital governance. These adaptive efforts demonstrate a responsive and future-oriented local governance model supported by competent actors and agile processes. The case of Ponggok Village illustrates how dynamic capabilities can transform regulatory changes into opportunities for sustainable development.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amir. (2011). Manajemen strategik: Konsep dan aplikasi. PT RajaGrafindo Persada.

Enggraini, F., Putri, N. C., Salman, Y. A., & Handayani, W. (2020). Peran kelembagaan pemerintah desa dalam memajukan Desa Ponggok-Polanharjo, Klaten. Matra Pembaruan: Jurnal Inovasi Kebijakan, 4(2), 71–82. https://doi.org/10.21787/mp.4.2.2020

Indonesia. (2004). Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah.

Indonesia. (2014). Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa.

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi. (2015). Peraturan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 4 Tahun 2015 tentang Pendirian, Pengurusan dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa.

Neo, B. S., & Chen, G. (2007). Dynamic governance: Embedding culture, capabilities and change in Singapore (English version). World Scientific Publishing Company.

Pemerintah Desa Ponggok. (2009). Peraturan Desa Ponggok Nomor 06 Tahun 2009 tentang Pendirian Badan Usaha Milik Desa “Tirta Mandiri”.

Setiawan, A. (2019, June 24). Membangun Indonesia dari pinggiran desa. Sekretariat Kabinet Republik Indonesia. https://setkab.go.id/membangun-indonesia-dari-pinggiran-desa/ (Diakses 17 Juni 2025)

Sidik, F., Nasution, F. G. A., & Herawati, H. (2018). Pemberdayaan masyarakat desa menggunakan Badan Usaha Milik Desa: Desa Ponggok dan kritik terhadap prestasi ‘terbaik nasional’. Jurnal Pemikiran Sosiologi, 5(2), 80–107.

Suryana, C., Saputra, D. T., Ikhsan, F. M., & Mustagisin, G. G. (2022). Sistem politik Indonesia: Studi sistem dan kapabilitas politik. CV Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Downloads

Published

2025-06-26

How to Cite

Aditya Ramdhani, Anggita Puspa Nirwana, Denissa Angela Sihombing, Gandina Suciyani Fitria H, & Dede Sri Kartini. (2025). Kapabilitas Pemerintah Desa Ponggok Terhadap Perubahan UU Desa No. 6 Tahun 2014 dengan Pendekatan Teori Dynamic Governance Neo and Chen. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(3), 357–369. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5879

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.