Tindak Pidana Terorisme, Radikalisme dan Deradikalisasi di Indonesia

Authors

  • Yasmirah Mandasari Saragih Universitas Pembangunan Panca Budi Medan
  • Zeno Eronu Zalukhu Universitas Pembangunan Panca Budi Medan
  • Angga Sahputra Sirait Universitas Pembangunan Panca Budi Medan
  • Zubaidah Zubaidah Universitas Pembangunan Panca Budi Medan
  • Ansori Maulana Universitas Pembangunan Panca Budi Medan

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5647

Keywords:

Deradicalization, Radicalism, Terrorism

Abstract

Terrorism is considered a crime against humanity and poses a serious threat to the sovereignty of states as it has an international scope and impact. This crime threatens global security and peace and undermines the welfare of society, thus requiring decisive and sustained eradication efforts to protect and respect human rights at large. radicalism reflects an attitude or view that is extreme and seeks social or political change in ways that are controversial or outside the norm. Perpetrators of terrorism often have radical views and choose violent acts as a way to achieve their goals. Prevention of terrorism through deradicalization is a proactive step and requires caution with consideration of the plurality of Indonesian society and the vulnerability of plurality to social conflict.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Abdullah, M. S. (2021). Analisis yuridis terhadap Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2003 jo Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2018 tentang pemberantasan tindak pidana terorisme dalam hubungan dengan hak asasi manusia. Legalitas Jurnal Hukum, 13(1).

Ainurridho, I., Saktiswara, S. N., Purba, I. P. S. B., Simatupang, G. O., Sitanggang, A. B., & Darusman, Y. M. (2023). Upaya pencegahan tindak pidana terorisme melalui deradikalisasi dalam rangka penanggulangan tindak pidana terorisme ditinjau dari UU No. 5 Tahun 2018. Jurnal IKAMAKUM, 3(1).

Citranu. (2020). Tindak pidana berdasarkan perspektif Belom Bahadat. Jurnal Ilmu Hukum, 3(1).

Laksono, L. J. (2024). Dampak psikososial terorisme pada masyarakat: Sebuah analisis dari radikalisasi hingga proses deradikalisasi. http://digilib.iblam.ac.id

Leorocha, F., Widodo, P., Sukendro, A., Saragih, H. J. R., & Suwarno, P. (2023). Membangun kesadaran bela negara dalam menghadapi isu-isu radikalisme yang mengarah pada terorisme. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1).

Mafazi, A., & Bahroni, A. (2021). Pencegahan tindak pidana terorisme di Indonesia. Jurnal Cakrawala Hukum, 12(2).

Mahendra, R., Widodo, P., Saragih, H. J. R., Suwarno, P., Widodo, & Yulianto, B. A. (2023). Pencegahan ancaman penyebaran radikalisme dan terorisme oleh BNPT di wilayah kemaritiman sebagai upaya pertahanan negara Republik Indonesia. Jurnal Kewarganegaraan, 7(1).

Miski, M. (2021). Tindak pidana terorisme dalam perspektif hukum pidana Islam dan hukum positif. Jurnal Perbandingan Hukum, 9(1).

Moeljatno. (2021). Asas-asas hukum pidana. Rineka Cipta.

Muladi, & Arief, B. N. (2021). Teori-teori dan kebijakan pidana. Genta Publishing.

Mulyadi, N., Nurdin, A. A., Anjani, A. A., Alamsyah, F. D., Sifana, F., Yudistio, M. A., Maulana, M. K., & Rabbani, R. A. A. (2024). Analisis penipuan online melalui media sosial dalam perspektif kriminologi. Media Hukum Indonesia, 2(2).

Saragih, Y. M. (2020). Pengantar hukum pidana: Transisi hukum pidana di Indonesia. CV. Tungga Esti.

Saragih, Y. M., & Hadiyanto, A. (2021). Pengantar teori kriminologi dan teori hukum pidana. Cattleya Darmaya Fortuna. https://books.google.co.id

Subari, A. A., Razak, A., & Badaru, B. (2024). Tindak pidana terorisme dalam sistem peradilan pidana. Journal of Lex Theory, 5(2).

Tindak pidana terorisme: Pengertian, jenis, dan sanksi hukum di Indonesia. (n.d.). Perqara. https://perqara.com/blog/tindak-pidana-terorisme/ (Diakses 13 Juni 2025)

Downloads

Published

2025-06-19

How to Cite

Yasmirah Mandasari Saragih, Zeno Eronu Zalukhu, Angga Sahputra Sirait, Zubaidah Zubaidah, & Ansori Maulana. (2025). Tindak Pidana Terorisme, Radikalisme dan Deradikalisasi di Indonesia . Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(3), 48–56. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i3.5647

Most read articles by the same author(s)