Transformasi Nilai Lokal dalam Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan
Studi Kasus Desa Dayun, Kabupaten Siak, Riau
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i2.4966Keywords:
Dayun, Local Values, Peatlands, Social Transformation, SustainabilityAbstract
This study aims to analyze the role of local values in the sustainable management of peatlands in Dayun Village, Siak Regency, Riau Province. The research applies a descriptive qualitative method using a normative-empirical approach. Findings indicate that although formal customary law structures are no longer present, local communities continue to apply traditional values in land management. Activities include sustainable watermelon farming, batik training using watermelon leaves, and processing agricultural products into local goods such as juices and watermelon-based snacks. Furthermore, educational tourism initiatives emphasize Malay cultural preservation, environmental awareness, and social revitalization. Community activities such as group exercises, outbound games, forest fire prevention education, and crafts training are led by the local tourism awareness group (Pokdarwis). These reflect a transformation of local values into tangible actions supporting ecological sustainability and community economic growth. The study also highlights the importance of local leadership and external collaboration in implementing these grassroots initiatives successfully.
Downloads
References
Chandra, F., Arqon, M., Bahri, R. A., & Al Jamili, M. F. (2024). Ritual adat sebagai instrumen hukum tidak tertulis masyarakat Jambi dalam perspektif filsafat hukum. Legalitas: Jurnal Hukum, 16(2), 122–132.
Damanik, M. R. (2021). Revitalisasi hukum adat dalam perspektif pembangunan hukum nasional. Prenadamedia Group.
Ehrlich, E. (2002). The living law (W. L. Moll, Trans.). Transaction Publishers.
Kurniawan, T. (2024). Persepsi wisatawan terhadap kawasan Desa Wisata Benteng Hulu Kecamatan Mempura Kabupaten Siak (Doctoral dissertation, Universitas Islam Sultan Agung Semarang).
Muhammad Syahrum, S. T. (2022). Pengantar metodologi penelitian hukum: Kajian penelitian normatif, empiris, penulisan proposal, laporan skripsi dan tesis. CV Dotplus Publisher.
Samsuddin, S., Hendrayani, S., & Latief, S. (2021). Peran lembaga adat dalam perencanaan pembangunan Desa Pudak, Kecamatan Kumpeh Ulu Kabupaten Muaro Jambi. Tanah Pilih, 1(1), 33–44.
Siringoringo, H. (2015). Kearifan lokal dalam pelestarian lingkungan. Deepublish.
Soepomo. (1983). Bab-bab tentang hukum adat. Pradnya Paramita.
Suyanto, S. H. (2023). Metode penelitian hukum: Pengantar penelitian normatif, empiris dan gabungan. Unigres Press.
Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup.
Untara, I. M. G. S. (2025). Transformasi ilmu Wariga dalam masyarakat adat Buleleng antara tradisi dan modernitas. Jurnal Penelitian Agama Hindu, 9(3), 88–107.
Utami, P. N., & Primawardani, Y. (2021). Upaya pemenuhan hak atas lingkungan hidup terhadap kebakaran hutan bagi masyarakat Riau. Jurnal HAM, 12(3), 367–384.
Wibowo, S. A. (2020). Living law dan relevansinya dalam pembentukan hukum nasional. Jurnal Ilmu Hukum dan Sosial, 9(1), 33–45.
Yuliana, L., & Rahmawati, I. (2022). Revitalisasi nilai-nilai hukum adat dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat adat. Jurnal Hukum dan Kearifan Lokal, 4(2), 112–125.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





