Intregrasi Asuhan Kebidanan Modern dan Tradisional pada Adat Dayak
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i2.6099Keywords:
Traditional Midwifery Care, Modern Midwifery Care, Service Integration, Cultural Values, Reproductive Health, Holistic ApproachAbstract
Integration between traditional and modern midwifery care practices is a very important strategic step in efforts to improve the quality of maternal health services, especially in indigenous communities such as the Dayak tribe. This article aims to explore the opportunities and benefits that can be obtained from combining the two approaches, including how this integration can improve maternal and child health outcomes. The method used in this study is a qualitative method with a literature study approach. The conclusion of this study is that there is a relationship between traditional and modern midwifery care practices. Traditional practices that contain cultural, spiritual, and local experience values have been shown to provide a sense of security for pregnant women. On the other hand, the modern midwifery approach provides the clinical basis and medical interventions needed in high-risk conditions.
Downloads
References
Almutahar, H. (2014). Perilaku Sosial Kesehatan Ibu Hamil dan Melahirkan (Studi di Kawasan Perbatasan Kecamatan Seluas Kabupaten Bengkayang Propinsi Kalimanatan Barat). Sosiohumaniora, 16(3), 252.https://doi.org/10.24198/sosiohumaniora.v16i3.5764
Astuti, D., Yulisetyaningrum, Y., Nasriyah, N., & Wigati, A. (2023). Riwayat Kehamilan Dan Persalinan Dengan Kejadian Postpartum Blues Pada Ibu Nifas Di Kudus. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(2), 396–402. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i2.2020
Bangun, P., & Siahaan, V. R. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil dalam Pencegahan Anemia Defesiensi Zat Besi dengan Mengkomsumsi Tablet Fe di Puskesmas Simarimbun Kota Pematangsiantar. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14(2), 528–538. https://doi.org/10.26751/jikk.v14i2.2102
Bayuana, A., Anjani, A. D., Nurul, D. L., Selawati, S., Saiâ€TMdah, N., Susianti, R., & Anggraini, R. (2023). Komplikasi Pada Kehamilan, Persalinan, Nifas dan Bayi Baru Lahir: Literature Review. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(1), 26. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i1.517
Duhita, F., Sujarwanta, T. P., & Puspitasari, I. W. (2021). Perbedaan Antara Kualitas Hidup Ibu pada Periode Kehamilan Akhir dan Nifas Awal di Kota Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Ege, B., Julung, H., Supiandi, M. I., Mahanal, S., & Zubaidah, S. (2022). Utilization zingiberaceae as traditional medicinal plants in the dayak jangkang tribe community, sanggau regency. JPBIO (Jurnal Pendidikan Biologi), 7(2), 290–299. https://doi.org/10.31932/jpbio.v7i2.1939
Halu, S. A. N., Trisnawati, R. E., Manggul, M. S., & Minda, A. (2024). Sosialisasi Budaya Masyarakat yang Merugikan Kesehatan Ibu Nifas dan Bayi. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 5(2), 945–949. https://doi.org/10.46306/jabb.v5i2.1065
Huda, S. N., Kartasurya, M. I., & Sulistiyani, S. (2019). Perilaku Berpantang Makan pada Ibu Hamil Suku Dayak di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 7(3), 191–197. https://doi.org/10.14710/jmki.7.3.2019.191-197
Ilawati, & Sofiyanti, I. (2022). Gambaran Praktik Budaya pada Masa Nifas di Suku Dayak Meratus. Journal of Holistics and Health Science, 4(1), 9–19. https://doi.org/10.35473/jhhs.v4i1.123
Lubis, D. P. U., Meilani, M., & Wulandari, R. P. (2023). Development of Interactive Media As Family Assistance to Pregnant Women in Improving Quality of Life in Yogyakarta, Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Maryuni, M., Anggraeni, L., Handayani, L., & Gustina, I. (2024). Kepercayaan Tradisional, Praktik Budaya, Pola Pengambilan Keputusan Pada Ibu Hamil di Pedesaan dan Perkotaan Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(1), 16–29. https://doi.org/10.58185/jkr.v15i1.189
Novianti, N., & Suparmi, S. (2022). Peran Dukungan Sosial dalam Pelaksanaan Program Pendampingan Ibu Hamil di 7 Kabupaten/Kota di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 103–116. https://doi.org/10.58185/jkr.v12i2.24
Pasaribu, L. R. (2021). Determinan Kultural dan Struktural dalam Kemitraan Bidan Dengan Dukun Bayi (Bhisa/Sando) di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Pradita, S., Mariani, Y., Wardenaar, E., & Yusro, F. (2021). Pemanfaatan Tumbuhan Obat oleh Suku Dayak Paus dan Melayu untuk Perawatan Ibu dan Anak Pasca Persalinan di Desa Pengadang Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Biodidaktika: Jurnal Biologi dan Pembelajarannya, 16(1). https://doi.org/10.30870/biodidaktika.v16i1.10805
Rahmawati, N. N., Sadiana, Im., & Susana, A. (2023). Nyadiri: Tradisi Penyembuhan Melalui Ritual Tolak Bala Pada Masyarakat Dayak di Kota Palangkaraya. 21. https://ejournal.iahntp.ac.id/index.php/tampung-penyang
Rizkianti, A., Saptarini, I., Maisya, I. B., Susilowati, A., & Rosha, C. (2023). Efektifitas Konseling Terhadap Pengetahuan Ibu dalam Deteksi Tanda Bahaya Bayi dan Balita di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Sari, Y., Junengsih, J., & Angraini, D. H. (2022). Praktik Pengasuhan Dasar bagi Bayi Baru Lahir oleh Ibu Pasca Persalinan: Basic Parenting Practices for Newborns by Postpartum Mothers. Jurnal Bidan Cerdas, 4(2), 120–128. https://doi.org/10.33860/jbc.v4i2.799
Widya, S. (2024). Pengaruh Filosofi Hindu dalam Pengembangan Terapi Alternatif Pada Yoga dan Ayurveda. 4.Yanti, N., Dewi, O., & Marlina, H. (2021). Standar Kuantitas Antenatal Care Dan Sosial Budaya Dengan Risiko Anemia Pada Kehamilan. Jurnal Kesehatan Reproduksi.
Yuliastuti, E., & Kartasurya, M. I. (n.d.). Analisis Perbedaan Pemanfaatan Partograf dan Faktor-faktor yang Terkait oleh Bidan di Desa dan Bidan Praktik Swasta di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





