Analisis Perbedaan Trend Harga Antara Warung Nasi Padang dan Warteg
DOI:
https://doi.org/10.55606/mri.v3i1.3484Keywords:
Nasi Padang, Price trends, traditional food, WartegAbstract
This study is about price trends in two traditional Indonesian food stalls between Warung Nasi Padang and Warteg. Based on a survey of 51 customers, they found that price differences can be caused by basic factors; operational costs, raw material prices and consumer preferences. The result of this study is that the characteristics of Nasi Padang can be seen in stable prices and competitive strategies, while the characteristics of Warteg are more affordable and flexible. This difference affects the management strategy, which provides suggestions to improve productivity and competitive pricing.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2022). Statistik harga bahan pokok di Indonesia tahun 2021–2022. Jakarta: BPS.
Fauzi, R. (2020). Analisis perbandingan harga dan kualitas makanan tradisional di Indonesia. Jurnal Ekonomi Mikro, 15(2), 67–83.
Haryanto, T., & Yulianti, S. (2022). Pengaruh preferensi konsumen terhadap tren harga makanan tradisional. Jurnal Manajemen Pemasaran, 13(3), 101–117.
Indrawati, T., & Nugroho, A. (2020). Pengaruh lokasi dan biaya operasional terhadap penetapan harga di warung makan tradisional. Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan, 9(3), 45–58.
Kotler, P., & Keller, K. L. (2016). Marketing management (15th ed.). New Jersey: Pearson Education.
Lestari, D. (2020). Strategi penetapan harga psikologis pada bisnis kuliner tradisional. Jurnal Ilmu Ekonomi dan Manajemen, 7(1), 34–47.
Mankiw, N. G. (2018). Principles of microeconomics (8th ed.). Boston: Cengage Learning.
Mojok.co. (2023). Penjual jelaskan alasan warung nasi Padang semakin murah dan warteg yang dianggap jadi mahal. Mojok.co. Diakses dari https://mojok.co/liputan/geliatwarga/penjual-jelaskan-alasan-warung-nasi-padang-semakin-murah-dan-warteg-yang-dianggap-jadi-mahal/.
Monroe, K. B. (2003). Pricing: Making profitable decisions. New York: McGraw-Hill.
Nugraha, A. (2021). Strategi penetapan harga dalam bisnis kuliner: Studi kasus warteg di Jakarta. Jurnal Bisnis Indonesia, 10(1), 56–67.
Rahardja, P., & Manurung, M. (2019). Ekonomi pembangunan. Jakarta: Erlangga.
Setiawan, D. (2023). Kebijakan harga pada usaha kuliner tradisional: Studi kasus di Pulau Jawa. Jurnal Administrasi Bisnis, 11(2), 45–60.
Statista. (2023). Price trends in traditional food markets in Southeast Asia. Diakses dari https://www.statista.com/.
Sumardi, A. (2021). Faktor-faktor penentu keberlanjutan usaha kuliner tradisional di Indonesia. Jurnal Kewirausahaan dan Inovasi, 8(1), 23–38.
Susilo, B. (2022). Peran sosial dan budaya dalam preferensi konsumen terhadap makanan tradisional. Jurnal Antropologi Indonesia, 44(2), 123–140.
Undip.ac.id. (2013). Pengaruh fluktuasi harga pada bisnis kuliner skala kecil. Undip Journal. Diakses dari https://ejournal3.undip.ac.id/index.php/djom/article/view/3206/3140.
Wahyuni, S., & Harahap, T. (2022). Dinamika konsumsi makanan tradisional di era modernisasi. Jurnal Sosial dan Budaya, 17(2), 89–102.
Widyastuti, A., & Setiawan, T. (2021). Analisis faktor yang mempengaruhi harga jual di usaha kuliner tradisional. Jurnal Ekonomi dan Bisnis Indonesia, 36(1), 12–25.
Wijaya, R. (2021). Efisiensi operasional pada usaha kecil dan menengah di sektor kuliner tradisional. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 5(4), 78–92.
Winarno, A., & Suryanto, T. (2020). Dampak fluktuasi harga bahan baku pada strategi penetapan harga di sektor kuliner tradisional. Jurnal Bisnis dan Ekonomi Kontemporer, 8(2), 45–60.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Manajemen Riset Inovasi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







