Karakteristik Kimia Permen Jelly Buah Naga dan Daun Kelor

Authors

  • Wanda Lestari Institut Kesehatan Helvetia
  • Faras Anzely Sukma Institut Kesehatan Helvetia
  • Rika Fitri Ilvira Institut Kesehatan Helvetia
  • Sudana Fatahillah Pasaribu Institut Kesehatan Helvetia
  • Abdul Hairuddin Angkat Poltekkes Kemenkes Medan

DOI:

https://doi.org/10.55606/jig.v2i4.3282

Keywords:

Jelly Candy, Dragon Fruit,, Moringa Leaf Flour

Abstract

Jelly candy is a transparent and clear physical appearance, produced from a combination of fruit juices, gelling agents, or flavoring ingredients. Objectives; To determine the acceptability and chemical quality (calcium, potassium, vitamin C, and water content) of jelly candy made from dragon fruit and moringa leaves. Method; The research used a Completely Randomized Design (CRD) experiment with 5 treatments and 2 repetitions, resulting in 10 experimental designs. Acceptability testing was carried out by 30 moderately trained panelists. Data analysis used Kruskal Wallis and continued with the Bonferroni test. Results; results showed that the optimal formulation was 90 grams of dragon fruit and 10 grams of moringa flour, which was rated positively. The hedonic quality test revealed a purple color, a chewy texture, a flavor predominantly of dragon fruit with a slight taste of moringa leaves. The formulation contained 601 mg of calcium, 112 mg of potassium, 26.77% water, and 10.20 mg of vitamin C per 100 grams. Conclusion; The candy formulation with 90 grams of dragon fruit and 10 grams of moringa flour received a favorable rating, demonstrating a purple color, chewy texture, predominant dragon fruit flavor with a hint of moringa, and appropriate nutritional content.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alhidayati, Natassa J, Dewi CVGPM. Perilaku Konsumsi Sayur Dan Buah Pada Anak Usia Dini Taman Kanak-Kanak Wilayah Kerja Puskesmas RI Sidomulyo. 2023;12.

Anisa Dewi I, Dyah Pertiwi E, Yuliah Rahmawati A, Wijaningsih W, Gizi J, et al. Formulasi Permen Jelly Daun Kelor Dan Jambu Biji Sebagai Alternatif Snack Tinggi Zat Besi Dan Vitamin C Untuk Anak. 2023;11(1):50–6.

Aryanta IWR. Manfaat Buah Naga Untuk Kesehatan. Widya Kesehat. 2022;4(2):8–13.

Badan Pusat Statistik. roduksi Buah-buahan Menurut Jenis Tanaman Menurut Provinsi, 2022. 2023.

Badan Standarisasi Nasional. Standar Nasional Indonesia-Kembang Gula. kembang gula-Bagian 2:Lunak. 2008;1.

Berawi KN, Wahyudo R, Pratama AA. Potensi Terapi Moringa oleifera ( Kelor ) pada Penyakit Degeneratif Therapeutic Potentials of Moringa oleifera ( Kelor ) in Degenerative Disease. J Kedokt Univ Lampung. 2019;3:210–4.

Cantika, S. D., Solichah, K. M. A., & Alfitri, K. N. (2024). Uji Organoleptik dan Kandungan Zat Besi Mochi Kacang Tanah Dengan Penambahan Kacang Merah (Phaseolus Vulgaris L.) dan Stroberi (Fragaria Ananassa). Jurnal Pembaruan Kesehatan Indonesia, 1(1), 19-27.

Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat, Direktorat Gizi Masayarakat. Tabel Komposisi Pangan Indonesia 2017. Kementrian Kesehatan RI; 2018.

Fatmawati F, Halik A, Sutanto S, Laga S, Pance Y. Studi Formula Permen Jelly Gelatin Dengan Buah Naga Merah Hylocereus polyrhizus L. J Ilm Ecosyst. 2022;22(2):267–77.

Hanif F, Berawi KN. Moringa Leaves (Moringa oleifera) as Healthy Food Complementary Nutrition for the First 1000 Days of Life. J Kesehat. 2022;13(2):398–407.

Harni M, Violalita F, Ermiati E, Roza I, Muchrida Y, Handayani TD, et al. Pengolahan Buah Naga menjadi Produk Pangan pada Kelompok Tani Nagari Simpang Sugiran, Kabupaten Lima Puluh Kota. J War Pengabdi Andalas. 2021;28(1):36–43.

Kemenkes RI. Riset kesehatan dasar. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.; 2018.

Kurniasih N. Peluang Bisnis Permen Susu Jahe. 2019;

Kurniawan PF. Peningkatan Mutu Permen Jelly Slurry Labu Kuning (Cucurbita moschata) Dengan Penambahan Filtrat Nanas (Ananas comosus). 2019;

Luluk Sutji Marhaeni. Daun Kelor (Moringa Oleifera) Sebagai Sumber Pangan Fungsional Dan Antioksidan. Agrisia. 2014;13(2):40–53.

Lutfiyah I, Sudarti S, Bektiarso S. Analisis Perubahan Ph Dan Tekstur Daging Buah Naga Merah (Hylocereus Polyrhizus) Oleh Pengaruh Paparan Medan Magnet Extremely Low Frequency (Elf). ORBITA J Pendidik dan Ilmu Fis. 2022;8(1):143.

Mardalena I. Dsara Dasar Ilmu Gizi Dalam Keperawatn. Yogyakarta: Pustaka Baru Press; 2021. 194 p.

Mufida RT, Darmanto YS, Suharto S. Karakteristik Permen Jelly Dengan Penambahan Gelatin Sisik Ikan Yang Berbeda. J Ilmu dan Teknol Perikan. 2020;1(2):64–71.

Nafisah D. Pendirian Unit Bisnis Permen Jelly Stroberi Pada CV Bumi Agro Technology Lembang Bandung Barat. Institut Pertanian Bogor; 2022.

Natasha SA. Pengaruh Lama Penundaan Pemeriksaan Plasma Heparin Terhadap Kadar Kalsium. Poltekkes Kemenkes Yogyakarta; 2021.

Nuh M, Barus WB, Miranti, Yulanda F, Pane MR. Studi Pembuatan Permen Jelly dari Sari Buah Nangka. J Penelit dan Pengabdi Masy. 2020;9(1):193–8.

Putri RM, Dewi N, Maemunah N. Perilaku ibu dalam memberikan kudapan yang beresiko pada kesehatan anak. J Keperawatan. 2020;11(1):59–67.

Pasaribu, S. F., Lestari, W., Chandra, P., Rachmawati, N. A., Billah, M. M., Purba, T. H., ... & Hidayat, W. (2024). Uji Mutu Hedonik Snack Bar Kecambah Beras Hitam Sebagai Cemilan Antidiabetes. Innovative: Journal Of Social Science Research, 4(4), 8978-8988.

Rahmawati PS, Adi AC. Daya Terima Dan Zat Gizi Permen Jeli Dengan Penambahan Bubuk Daun Kelor (Moringa Oleifera). Media Gizi Indones. 2017;11(1):86.

Ramadani DT, Dari DW, Aisah A. Daya Terima Permen Jelly Buah Pedada (Sonneratia Caseolaris) dengan Penambahan Karagenan. J Akad Baiturrahim Jambi. 2020;9(1):15.

Rambe SA, Gusnita W. Pengaruh Substitusi Tepung Ubi Jalar Ungu Terhadap Kualitas Bolu Kukus Mekar ( The Effect Of Purple Sweet Potato Flour Substitution On The Quality Of Blooming Steamed Sponge ). J Pendidik Tata Boga. 2022;3(1):68–74.

RI P. Angka Kecukupan Gizi Yang Dianjurkan Untuk Masyarakat Indonesia. Jakarta; 2019.

Rosa D, Kasih R. Pengaruh Proporsi Tepung Jagung Dan Tepung Kacang Merah Terhadap Sifat Organoleptik Serta Kandungan Gizi Brownies Kukus. e-Jurnal Tata Boga. 2019;8(2):371–9.

Santi MDS, Yasa GT, Saka Nugraha I. Pemanfaatan Daun Kelor (Moringa Oleifera Lam) sebagai Bahan Obat Tradisional. Genitri J Pengabdi Masy Bid Kesehat. 2022;1(2):161–4.

Saputra A, Arfi F, Yulian M. Literature Review: Analisis Fitokimia dan Manfaat Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera). J Amin. 2020;2(3):114–9.

Siregar IN. Pengaruh Penambahan Ekstrak Segar Andaliman (Zanthoxylum acanthopodium DC.) Dan Lama Penyimpanan Terhadap Sifat Fisikokimia Dan Tingkat Penerimaan Permen Jelly. Universitas HKBP Nomensen; 2021.

Viona R, Fatimah F, Wuntu AD. Potensi Daun Kelor (Moringa oleifera L.) sebagai Vitamin C Herbal dan Aplikasinya pada Mie Basah. Chem Prog. 2023;16(1):79–85.

Wicaksono HA. Variasi Konsentrasi Karagenan Dangelatinpadapembuatan Permen Jelly Albedo Semangka (Citrullus vulgaris sp). Universitas Semarang; 2021.

Wibawani, N. S. H., Oppusunggu, R., & Bakara, T. L. (2023). Pengaruh Penambahan Tepung Biji Durian Terhadap Daya Terima Mie Basah Tepung Biji Durian. Media Gizi Ilmiah Indonesia, 1(1), 1-9.

Yunitasari, Aryastuti N, MS MP. Vitamin Bagi Kesehatan Tubuh. Lampung: Tahta Media Group; 2014.

Zaddana C, Nurmala S, Oktaviyanti T. Snack Bar Berbahan Dasar Ubi Ungu dan Kacang Merah sebagai Alternatif Selingan untuk Penderita Diabetes Mellitus Snack Bar Based on Purple Sweet Potato and Red Bean as an Alternative Snack for Diabetes Mellitus. Amerta Nutr. 2021;1:260–75.

Downloads

Published

2024-10-31

How to Cite

Wanda Lestari, Faras Anzely Sukma, Rika Fitri Ilvira, Sudana Fatahillah Pasaribu, & Abdul Hairuddin Angkat. (2024). Karakteristik Kimia Permen Jelly Buah Naga dan Daun Kelor. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 2(4), 213–225. https://doi.org/10.55606/jig.v2i4.3282