Penerapan Terapi Jalan Kaki 20 Menit terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Sukomangu Kabupaten Wonogiri

Authors

  • Wibowo Alqki Alianza Universitas ‘Aisyiyah Surakarta
  • Mulyaningsih Mulyaningsih Universitas ‘Aisyiyah Surakarta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jig.v2i4.3214

Keywords:

Hypertension, Elderly, Blood Pressure, Walking Therapy

Abstract

Background: The prevalence of elderly hypertension in the world according to WHO data is approximately 972 million people or 26.4% of people worldwide have hypertension, which is likely to continue to increase.The prevalence of elderly people in Indonesia in 2020 reached 10.7% of the total population.The prevalence of hypertension in Central Java Province based on the criteria for measuring hypertension in the population in 2019 reached 37.2%, in 2020 it reached 32.9% and in 2021 it reached 50.9% of the decline in all organ functions in blood vessels. Objectives: To describe the results of the application of 20-minute walking therapy in elderly patients with hypertension in the Sukomangu Village area, Purwantoro District. Method: Case study is a series of scientific activities carried out intensively, at the beginning of the study, interviews and blood pressure measurements were carried out on the respondents, then after the application, blood pressure measurements were carried out again on the respondents. Results: There was a decrease in blood pressure after giving 20-minute walking therapy to Mrs. W. and Mrs. K from stage 2 hypertension to stage 1 hypertension.Conclusion: The application of 20-minute walking therapy can potentially reduce blood pressure in the elderly with hypertension in both respondents.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anugerah, A., Zainal Abidin, A., & Prastiyo, J. (2022). Terapi komplementer terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi: Studi literatur. Journal of Bionursing, 4(1), 44–54. https://doi.org/10.20884/1.bion.2022.4.1.128

Arbi, F., Choiri, R., Pudjijuniarto, P., Mokhamad, B., Bawono, N., Ananda, & Bakti, P. (2024). Pengaruh aktivitas jalan kaki terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi lansia di UPT Mojokerto. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(2), 71–81. https://doi.org/10.62383/quwell.v1i2.219

Dianti, Y. (2024). Hubungan perilaku cerdik dengan nilai tekanan darah penderita hipertensi di Puskesmas Selogiri Wonogiri. Angewandte Chemie International Edition, 6(11), 951–952. http://repo.iain-tulungagung.ac.id/5510/5/BAB%202.pdf

Diwanto, Y. P. (2020). Jurnal Abdimas Saintika. Jurnal Abdimas Saintika, 55–60.

Hirza Ainin Nur. (2024). Implementasi foot massage untuk mengontrol tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Ilmu Kedokteran Dan Kesehatan Indonesia, 4(1), 23–31. https://doi.org/10.55606/jikki.v4i1.2910

Maulinda, & Akbar5, Y. (2024). Deskriptif eksploratif. Jurnal Ilmu Kesehatan, 22(1), 79–87.

Nur Istiqomah, A., & Kartika Sari, D. (2023). Penerapan jalan kaki dua puluh menit terhadap perubahan tekanan darah pada lansia penderita hipertensi di Desa Dukuh Jati. Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Dan Kedokteran, 1(4), 270–280. https://doi.org/10.55606/termometer.v1i4.2485

Prasetiani, A. G., Putu, N., Sari, W. P., Meliani, Y. M., & Sat, S. (2024). Pengaruh aktivitas fisik latihan jalan kaki terhadap tekanan darah bagi lansia. Jurnal Ners LENTERA, 12(1), 54–58.

Rahayu, S. M., Hayati, N. I., & Asih, S. L. (2020). Pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap tekanan darah lansia dengan hipertensi. Media Karya Kesehatan, 3(1), 91–98. https://doi.org/10.24198/mkk.v3i1.26205

Rina Yupita, Khairul Andre, & Siti Salmah. (2024). Pengaruh jalan pagi terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi di Panti Sosial Tresna Werda Sabai Nan Aluih Sicincin. Jurnal Kesehatan Profesion, 5(2), 349–361.

Rohimah, S., & Dewi, N. P. (2022). Jalan kaki dapat menurunkan tekanan darah pada lansia. Healthcare Nursing Journal, 4(1), 157–167. https://doi.org/10.35568/healthcare.v4i1.1840

Sari, D. R., & Palupi, R. (2024). Pengaruh latihan fisik brisk walking terhadap tekanan darah pada penderita hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Punggur. Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(3), 191–200.

Sari, N. P. W. P., Manungkalit, M., Mare, A. C. B., & Sat, Y. M. M. S. (2023). Latihan jalan kaki untuk meningkatkan vitalitas lansia. BERDAYA: Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 6(1), 11–24. https://doi.org/10.36407/berdaya.v6i1.1060

Sumartini, B., Ari, E., Dedi, S., Leili, W., Rosyid, S., Syafitri, R., Ani, Y., Ledia, S., Ferdinan, R., Widanarti, S., Fajar, S., Berliany, S., Sipollo, V., Dian, M., Kusuma, S., Mulyana, H., Febriana, D., & Sulistiyani, A. Y. (2024). Buku ajar keperawatan gerontik (Berdasarkan kurikulum pendidikan ners Indonesia tahun 2021). Penerbit CV. Eureka Media Aksara.

Susanti, S. (2022). Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia, 2(2), 45–54.

Syafitri, R., Restipa, L., & Novera, M. (2024). Pengaruh teknik relaksasi otot progresif terhadap penurunan tekanan darah pada lansia hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 1(1), 32–37.

Yana, E., Chaizuran, M., & Juwita, Z. (2024). Efektivitas audio murotal terhadap perubahan tekanan darah pada lansia dengan hipertensi. Jurnal Ilmu Kesehatan, 6, 93–98.

Yaslina, Maidaliza, & Srimutia, R. (2021). Aspek fisik dan psikososial terhadap status fungsional pada lansia. Prosiding Seminar Kesehatan Perintis, 4(2), 68–73. https://jurnal.upertis.ac.id/index.php/PSKP/article/view/724

Published

2024-09-26

How to Cite

Wibowo Alqki Alianza, & Mulyaningsih Mulyaningsih. (2024). Penerapan Terapi Jalan Kaki 20 Menit terhadap Penurunan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Sukomangu Kabupaten Wonogiri. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 2(4), 151–158. https://doi.org/10.55606/jig.v2i4.3214