Hubungan Pengetahuan dan Lama Kerja Terhadap Perilaku Hygiene Penjamah Makanan di Instalasi Gizi RSUD Ir. Soekarno Kabupaten Sukoharjo
DOI:
https://doi.org/10.55606/jig.v2i2.3083Keywords:
Knowledge, Length of Work, Hygiene Behavior, Food HandlersAbstract
Food sanitation hygiene is an effort to control all physical and biological factors that may cause health problems. Food is in accordance with the standards, so good hygiene and sanitation is needed. The purpose of this study was to determine the relationship between knowledge and length of work on the hygiene behavior of processing workers at the Nutrition Installation of RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo. This type of research is analytic observational with a cross sectional approach. The sample of this study were food handlers at the Nutrition Installation of RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo as many as 20 people with total sampling technique. Hygiene knowledge was obtained by interviewing using a questionnaire and hygiene behavior was obtained by observing using the behavior observation form. The analysis of the relationship between knowledge and hygiene behavior of food handlers used the Spearman Rank test and the relationship between length of work and hygiene with food handlers used the Chi Square test. The results showed that the relationship between knowledge and hygiene behavior of food handlers obtained a P value = 0.412 and the relationship between length of work and hygiene behavior of food handlers obtained a P value = 0.430. Conclusion There is no relationship between knowledge and length of work with the hygiene behavior of food handlers at the Nutrition Installation of RSUD Ir. Soekarno Sukoharjo.
Downloads
References
Adiati, N.A., dan Musitika, M.D.S. (2013). Analisis Produktivitas Tenaga Kerja Industri Gamelan di Desa Tihingan Kabupaten Klungkung. E-Jurnal Ekonomi Pembangunan Universitas Udayana. 2(5):260-268.
Agus Tulus, Moh. (1992). Manajemen Sumber Daya Manusia. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.
Aprianti., dan Widya, L. (2019). Hubungan Body Image, Tingkat Pengetahuan dan Sikap Terhadap Perilaku Hygiene Tenaga Penjamah Makanan. Jurnal Riset Pangan dan Gizi. 2(1).
Aritonang, Irianto. (2012). Penyelenggaraan Makanan. Yogyakarta: Leutika, Cebios dan Jurusan Gizi Poltekkes Yogyakarta.
Azwar, S. (2010). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya.Yogyakarta: Pusaka Pelajar.
Budiman., dan Riyanto, A. (2013). Kapita Selekta Kuesioner Pengetahuan dan Sikap Dalam Penelitian Kesehatan. Jakarta: Salemba Media.
Budiyono, Junaedi, H., Isnawati, dan Wahyuningsih, T. (2009). Tingkat Pengetahuan dan Pratik Makanan Trntang Hygiene dan Sanitasi Makanan Pada Warung Makanan Di Tembalang Kota Semarang Tahun 2008. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia. 4(1): 50-60.
Depkes RI. (2004). Hygiene Sanitasi Makanan dan Minuman. Ditjen PPM dan PL. Jakarta.
Erfandi. (2009). Pengetahuan dan Faktor-faktor yang mempengaruhi http://www.prohealth.com. Dikutip tanggal 18 Juni 2014.
Erruliya. (2008). Faktor yang mempengaruhi praktek hygiene dan sanitasi penjamah makanan pada uaha jasaboga Dharma Wanita RSU Dr. Soedarsono Madiun. (Skripsi tidak diterbitkan). Universitas Airlangga Surabaya.
Fatmawati, S., Rosidi, A., dan Handarsari, E. (2013). Hygiene Mengolah Makanan dalam Penyelenggaraan Makanan di Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Jawa Tengah. Jurnal Pangan dan Gizi. 4(8) : 48-52.
Handayani, N.M.A., Adhi, K.T., Duarsa, D.P. (2015). Faktor yang mempengaruhi perilaku penjamah makanan dalam penerapan cara pengolahan pangan yamg baik pada indusri rumah tangga di Kabupaten Karangasem. Public Health and Preventive Medicine Archive, 3(2), 194-202.
Hidyatullah, I. (2015). Hubungan Tingkat Pendidikan dan Sikap Kepala Keluarga dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat di RT 3 RW 07 Keluraharan Pekuncen Wirobrajan. Tesis. STIKES Aisyah Yogyakarta.
Imawati, Nabila., Marfuah., Dewi., Dewi Noviyanti., Retno. (2022). Hubungan Pendidikan, Pengetahuan dan Lama Kerja dengan Perilaku Hygiene Penjamah Makanan di PPMI Assalam Sukoharjo. University Research Colloqium 2022. :596-605.
Kemenkes RI (Kementrian Kesehatan Republik Indonesia). (2013). Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Badan Penelitian dan Pegembangan Kesehatan Kementrian Kesehatan Republik Indonesia
Kementerian Kesehatan RI. (2013). Pedoman Pelayanan Gizi Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan RI. (2019). Klasifikasi dan Perizinan Rumah Sakit. Jakarta: Kemenkes RI.
Kholid, A. (2012). Promosi Kesehatan dengan Pendekatan Teori Perilaku, Media, dan Aplikasinya. Jakarta: Rajawali Pers.
Koesindratmono, Ferry., Septarini, B.G., (2011). Hubungan masa kerja dengan perbedaan psikologis pada karyawan PT. Perkebunan Nusantara X (persero). (Jurnal Ilmiah) Jurnal Psikologi, Universitas Airlangga. Surabaya.
Kumbadewi, L.S., Suwendra I.W., Susila. G.P.A.J. (2016). Pengaruh Umur, Pengalaman Kerja, Upah, Teknologi dan Lingkungan Kerja terhadap Produktivitas Karyawan. Jurnal Bisma Universitas Pendidikan Ganesha.4(1): 1-11.
Lestyanto, D., Husodo, A., Iravati, S., Shaluhiyah, Z. (2017). Safe Food Handling Knowladge, Attitude, and Practice of Food Handlers in Hospital Kitchen. International Journal of Public Health Science (IJPHS). 6(4).
Meikawati, W., Astuti., Susilwawati. Hubungan pengetahuan dan sikap petugas penjamah makanan di Unit Gizi RSJD Dr. Amino Gonohutomo Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia. 6(2): 50-68.
Miranti, A., dan Annis, C. (2016). Hubungan Pengetahuan dengan Sikap dan Hygiene Perorangan Penjamah Makanan pada Penyelenggaraan Makanan Asrama Putri. Media Gizi Indonesia. 2(1).
Notoatmodjo, S. (2007). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni. Jakarta : Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2014). Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, Soekidjo. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan. Jakarta: PT Rineka Cipta.
Notoatmodjo. (2012). Metode Penelitian Kesehatan. Jakarta : Rineka Cipta
Nurfikrizd, Ayesa., dan Rustiawan, Asep. (2020). Hubungan Karakteristik Individu dengan Perilaku Keamanan Pangan pada Penjamah Makanan di Rumah Makan Kawasan Wisata Kuliner Pantai Depok Kabupaten Bantul. Univercity Research Colloqium 2020. 357-365.
Potter, P.A., Perry, A.G. (2005). Buku Ajar Fundamental Keperawatan : Konsep, Proses, Dan Praktik. 4.(1). Jakarta : EGC.
Prabu W. (2008). Mikrobiologi Dalam Pengolahan Dan Keamanan Pangan. Penerbit Alumni. Bandung
Purwaningsih, S., dan Widiyaningsih, E. (2019). Karakteristik Individu dengan Perilaku Keamanan Panganpada Penjamaha Makanan di Rumah Sakit Umum Daerah Dr. Soedirang Mangun Sumarso Wonogiri. Jurnal PROFESI (Profesi Islam).16(2).
Putri Indriyani, Dwi., Winarsi, Hery., Ratna Ramadhan, Gumintang. (2018). Hubungan Pengetahuan dengan Perilaku Higiene Penjamah Makanan di Instalasi Gizi RSUD DR. Soeselo Slawi. Jurnal Ilmu Kesehatan Universitas Jenderal Soedirman.2(2): 86-95.
Supraptiningsih, S. (2017). Kualitas Pelayanan Kepuasan Pasien Rumah Sakit: Kasus pada Pasien Rawat Jalan. Jurnal Medicotilegal dan Manajemen Rumah Sakit. 9 - 15.
Wawan, A., dan Dewi, M.(2011). Teori dan Pengukuran Pengetahuan, Sikap, dan Perilaku Manusia.Cetakan II. Yogyakarta : Nuha Medika.
Widyawati, A. (2017). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Personal Hygiene Penjamah Makanan di Unit Instalasi Gizi Rumah Sakit Islam Siti Aisyah Madiun. Skripsi. Stikes Bhakti Husada Mulia Madiun
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2024 Jurnal Ilmu Kesehatan dan Gizi

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.







