Membangun Keamanan Data dalam Kebijakan Satu Data Indonesia

Tinjauan Kritis terhadap Perpres No. 39 Tahun 2019

Authors

  • Reja Reja Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Faris Widiyatmoko Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Hesti Rosdiana Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta
  • Jerry Indrawan Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jakarta

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i4.6569

Keywords:

Personal Data Protection, One Data Indonesia, Security, Sovereignty, Legislation

Abstract

The background for the establishment of Law Number 27 of 2022 concerning Personal Data Protection raises a critical question that the Indonesian government must address, who will oversee and safeguard the security of citizens' data in public administration systems. The purpose of this study is to examine the implementation of One Data Indonesia through Presidential Regulation Number 39 of 2019 (Perpres No. 39 of 2019) regarding One Data Indonesia, which remains a strong foundation for regulating government data governance. Unfortunately, this regulation does not yet include security aspects, which should be one of the principles of One Data Indonesia. This study explores Perpres No. 39 of 2019 as a critique of the regulation. The findings highlight the importance of incorporating security aspects to protect the sovereignty of government data used in public administration, especially in electronic processes conducted domestically. The principle of data security is a crucial component of the implementation of One Data Indonesia, which will be integrated with various other policy products, such as the Presidential Regulation on Electronic-Based Government Systems, the Presidential Regulation on Accelerating Digital Transformation and Integration of National Digital Services, the Law on Information and Electronic Transactions, the Law on Personal Data Protection, and other relevant regulations.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Azis, A. D. (2024). Urgensi Ratifikasi Konvensi Internasional untuk Pelindungan Semua Orang dari Penghilangan Secara Paksa. Jurnal Prodigy: Perundang-undangan, 12(1), 19-32. https://berkas.dpr.go.id/puupolhukham/jurnal-prodigy/public-file/jurnal-prodigy-public-16.pdf.

Daigle, Brian. (2021). Data Centers Around the World: A Quick Look, 20 Mei, 21. https://www.usitc.gov/sites/default/files/publications/332/executive_briefings/ebot_data_centers_around_the_world.pdf.

Dalimunthe, R. (2024). Inspirasi Global: Sumbangsih Pemikiran Alumni Luar Negeri untuk Indonesia 2024-2029. Dalam Haririe, M. R. Prosiding Konferensi Alumni Luar Negeri (hal. 167-180). Alumni Connect PPI Dunia.

Djafar, W. (2019). Pelindungan data pribadi: Konsep, instrumen, dan prinsipnya. Jurnal ELSAM: Edisi Internet dan HAM. https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://elsam.or.id/storage/files/2/Policy%2520Brief%2520Perlindungan%2520Data%2520Pribadi%2520KOnsep,%2520instrumen%2520dan%2520prinsipnya%2520oke.pdf&ved=2ahUKEwj12beswvGOAxVexzgGHd8VKOQQFnoECBgQAQ&usg=AOvVaw2i77DtnaVnIPnft9-K6vPd.

Katharina, R. (2022). Kebijakan satu data Indonesia. Jakarta: Publica Indonesia Utama.

Kuncorowati, R. M., & Winarni, A. T. (2021). Implementasi Solo satu data sebagai basis dalam perencanaan pembangunan daerah Kota Surakarta. Jurnal Media Administrasi, 3(1). https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&opi=89978449&url=https://repository.syekhnurjati.ac.id/12386/4/1908204073_7_dafpus.pdf&ved=2ahUKEwiR_s3twvGOAxVxxzgGHVBkFKIQFnoECBUQAQ&usg=AOvVaw1K-KgLdoGbNx7H83pAHeIl.

Lemhanas. (2021). Indonesia menuju 2045 SDM unggul dan teknologi adalah kunci. Jakarta: PT Kompas Media Nusantara.

Maheswari, A. A. (2021). Korupsi dana bansos Covid-19 di Indonesia. Jurnal Fakultas Hukum Universitas Negeri Semarang, 1(2). https://ejournal.unsrat.ac.id/index.php/lexprivatum/article/view/40907/36620.

Reja. (2022). Studi Penerapan Kebijakan Tata Kelola Data Pemerintahan yang Terbuka (Open Government) Melalui Kebijakan Penyelenggaraan Satu Data Indonesia yang Ideal. Jurnal Prodigy: Perundang-undangan, 10(1), 115-132. https://berkas.dpr.go.id/puupolhukham/jurnal-prodigy/public-file/jurnal-prodigy-public-12.pdf.

Reja. (2024). Analisis Yuridis terhadap Bab tentang Pusat Data Nasional dalam Rancangan Undang-Undang tentang Satu Data Indonesia Guna Mendorong Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik yang Optimal. Jurnal Prodigy: Perundang-undangan, 12(1), 1-17. https://berkas.dpr.go.id/puupolhukham/jurnal-prodigy/public-file/jurnal-prodigy-public-16.pdf.

Reja. (2025). Antara Infrastruktur dan Kebijakan Digital Pemerintah Indonesia: “Dekat di Mata, Jauh di Hati”, 2 Agustus, 25. https://tatkala.co/2025/08/02/antara-infrastruktur-dan-kebijakan-digital-pemerintah-indonesia-dekat-di-mata-jauh-di-hati/.

Reja. (2025). Aturan Turunan Undang-Undang Pelindungan Data Pribadi: Kebijakan “Omon-Omon”?, 15 Juli, 25. https://tatkala.co/2025/07/15/aturan-turunan-undang-undang-pelindungan-data-pribadi-kebijakan-omon-omon/.

Risargati. (2022). Membangun Indonesia di era cyber. Jakarta: Mastel.

Rodiyah, N. (2022). Literasi media. Jakarta: Komisi Penyiaran Indonesia.

Rosdiana, Hesti. (2024). Penyuluhan E-Commerce sebagai Peluang Ekonomi Karang Taruna Desa Sukmajaya Kabupaten Bogor. Jurnal Pengabdian Masyarakat: Pemberdayaan, Inovasi dan Perubahan 2(5), https://jurnal.penerbitwidina.com/index.php/JPMWidina/article/download/268/185.

Sekretariat Satu Data Indonesia. (2021). Booklet satu data Indonesia. Jakarta: Sekretariat Satu Data Indonesia.

Downloads

Published

2025-09-24

How to Cite

Reja Reja, Faris Widiyatmoko, Hesti Rosdiana, & Jerry Indrawan. (2025). Membangun Keamanan Data dalam Kebijakan Satu Data Indonesia: Tinjauan Kritis terhadap Perpres No. 39 Tahun 2019. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik Dan Humaniora, 4(4), 464–474. https://doi.org/10.55606/jurrish.v4i4.6569

Similar Articles

<< < 35 36 37 38 39 40 

You may also start an advanced similarity search for this article.