Asuhan Gizi pada Pasien Diabetes Melitus, Hipertensi dan Penyakit Jantung Koroner NSTEMI : Studi Kasus
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrikes.v5i2.9496Keywords:
Clinical Nutrition Care, Coronary Heart Disease, Diabetes Mellitus, Hypertension, NSTEMIAbstract
Diabetes mellitus accompanied by hypertension and coronary heart disease requires
comprehensive nutritional management to improve clinical conditions and prevent further complications.
This study aimed to describe the implementation of standardized nutritional care for a patient with diabetes
mellitus, hypertension, and coronary heart disease with Non-ST Elevation Myocardial Infarction
(NSTEMI) during hospitalization at a private hospital in Surabaya. The method used was a case study
applying the standardized Nutrition Care Process, including assessment, diagnosis, intervention,
monitoring, and evaluation. The assessment results showed that the patient experienced hyperglycemia
with a random blood glucose level of 495 mg/dL and HbA1c of 12.5%, blood pressure of 170/95 mmHg,
and required fluid restriction due to cardiovascular conditions. The nutritional diagnoses established
included the need to reduce simple carbohydrate intake, sodium and cholesterol restriction, fluid
restriction, and readiness for lifestyle modification. The nutritional intervention consisted of a diabetes
mellitus diet, Dietary Approaches to Stop Hypertension (DASH), and a cardiac diet accompanied by
nutrition education using leaflet media. Monitoring over three days showed a gradual improvement in food
intake, sodium and cholesterol intake remained within recommended limits, and clinical improvement was
observed, particularly in decreased blood pressure and blood glucose levels toward normal ranges. It can
be concluded that the implementation of standardized nutritional care in patients with diabetes mellitus,
hypertension, and NSTEMI coronary heart disease helped improve dietary intake and supported the
stabilization of the patient’s clinical condition during hospitalization.
Downloads
References
Alfreyzal, M. D. (2024). Edukasi kesehatan pada keluarga diabetes melitus dengan masalah keperawatan pemeliharaan kesehatan tidak efektif. Jurnal Kesehatan, 13(1).
Aquaristha, V. F., Muhith, A., & Hasina, S. (2024). Hubungan dukungan keluarga dengan kepatuhan kunjungan penderita hipertensi peserta Prolanis. Journal of Language and Health, 5(2), 861–868. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH
Cahyani, C., & Sulandjari, S. (2024). Hubungan antara status gizi, tingkat asupan karbohidrat dan lemak, serta aktivitas fisik dengan kejadian diabetes melitus pada lansia di Kelurahan Kricak Yogyakarta. Jurnal Gizi Universitas Negeri Surabaya, 4(1), 562–570.
Darmawan, P. P., & Hikmah, A. N. (2024). Hubungan tingkat konsumsi natrium dengan kejadian hipertensi di Pondok Sukatani Permai RT 01 RW 01 Kecamatan Rajeg Kabupaten Tangerang tahun 2024. Jurnal Riset Medika, 8(1), 78–82. https://doi.org/10.51851/jrmk.v8i1.537
Elfi, E. F. (n.d.). Laporan kasus sindrom koroner akut dengan komplikasi udem paru akut dan henti jantung. Jurnal Kesehatan, 4(2), 613–617.
Fatmawati, B. R., Suprayitna, M., Prihatin, K., & Hajri, Z. (2022). Taklukkan hipertensi cegah dengan diet DASH. Lentera, 2(2), 193–199. https://doi.org/10.57267/lentera.v2i2.193
Hanifa, R. A., Arini, F. A., & Wahyuningsih, U. (2024). Sindrom makan malam, konsumsi ultra-processed foods, dan aktivitas fisik sebagai faktor risiko gizi lebih pada mahasiswa Fakultas Ilmu Kesehatan UPN “Veteran” Jakarta. Amerta Nutrition, 8(3), 43–50. https://doi.org/10.20473/amnt.v8i3SP.2024.43-50
Husaini, F., Fonna, T. R., Ikatan Kesehatan Masyarakat, & Fakultas Kedokteran. (2024). Hipertensi dan komplikasi yang menyertai hipertensi. Jurnal Kesehatan, 2(3).
Husna, R., Saida, S. A., & Cahyady, E. (2025). Hubungan antara kualitas tidur dengan tekanan darah pada pasien hipertensi di Puskesmas Baiturrahman. Future Journal, 3(3), 1514–1521. https://doi.org/10.61579/future.v3i3.612
Marlita, M., Lestari, R. M., & Ningsih, F. (2022). Hubungan gaya hidup dengan kejadian hipertensi pada usia produktif. Jurnal Surya Medika, 8(2), 24–30. https://doi.org/10.33084/jsm.v8i2.3850
Meidayanti, D. (2021). Manfaat likopen dalam tomat sebagai pencegahan terhadap timbulnya aterosklerosis. Jurnal Medika Hutama, 2(3), 2–6.
Muzakar, S., Susyani, S., Hendawati, L., & F. (2021). Analisis asupan zat gizi makro, vitamin C, serat, dan kadar kolesterol total pada penderita penyakit jantung koroner. Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 20(1). https://doi.org/10.36086/jpp.v20i1.2850
Nikola, N., Sucipto, A., & Supriyatna, Y. (2025). Hubungan kadar gula darah dengan ankle brachial index (ABI) dan karakteristik luka gangrene pada pasien diabetes melitus tipe II di RSUD Sultan Imanudin Pangkalan Bun. Yahya Bima: The Scientific Journal Health, 2(1), 69–94. https://doi.org/10.70873/tsjh.v2i1.35
Nofia, V., Anggraini, S., & Morika, H. (2022). Hubungan pola makan dan obesitas dengan kejadian diabetes melitus. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 1(6), 153–159.
Oktafiana, R., & Khamid, A. (2024). [Artikel tanpa judul]. Jurnal Kesehatan, 6, 4455–4465.
Paleva, R. (2019). Mekanisme resistensi insulin terkait obesitas. Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 10(2), 354–358. https://doi.org/10.35816/jiskh.v10i2.190
Prakoso, I. A., Satri, M., Wijaya, D., Septiana, A., & Kathrine, M. (2025). Laporan kasus non-ST elevation myocardial infarction (NSTEMI) dengan manifestasi atipikal: Tantangan diagnostik dan penatalaksanaan di fasilitas kesehatan dengan keterbatasan diagnostik. Jurnal Sains Indonesia, 7(2), 540–552. https://doi.org/10.59141/jsi.v7i2.285
Qamara, S. A. (2024). Proses asuhan gizi terstandar pasien diabetes mellitus, acute kidney injury, dan cardiomegaly. Jurnal Gizi, 5, 6865–6875.
Rahmadania, D., Fusfitasari, Y., & Eryani, S. (2024). Hubungan kepatuhan pembatasan cairan dengan kejadian fluid overload pada pasien gagal ginjal kronik di ruang hemodialisis Harapan dan Doa. Jurnal Riset Kesehatan, 1(2), 51–60. https://doi.org/10.58222/jurik.v1i2.996
Sanhia, A., Pangemanan, D., & Engka, J. (2015). Gambaran kadar kolesterol low density lipoprotein (LDL) pada masyarakat perokok di pesisir pantai. Jurnal E-Biomedik, 3(1). https://doi.org/10.35790/ebm.v3i1.7425
Sari, N., Wiardani, N., & Sugiani, P. (2018). Hubungan asupan karbohidrat dan status gizi dengan kadar glukosa darah penderita diabetes mellitus tipe II di Puskesmas Penebel II Kabupaten Tabanan. Jurnal Kesehatan, 13(3), 181–196.
Sentana, D., Utami, S., Wulandari, S., & Sukamajaya, A. (2024). Hubungan kualitas tidur, tingkat stres, dan pola makan dengan gula darah sewaktu (GDS) pada mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Islam Al-Azhar angkatan 2022 dan 2023. MAHESA: Malahayati Health Student Journal, 4, 2361–2373. https://doi.org/10.33024/mahesa.v4i6.14506
Septianggi, F. N., Mulyati, T., & K, H. S. (2013). Hubungan asupan lemak dan asupan kolesterol dengan kadar kolesterol total pada penderita jantung koroner rawat jalan di RSUD Tugurejo. Jurnal Kesehatan, 2, 13–20.
Wati, N. A., Ayubana, S., & Purwono, J. (2023). Pressure in hypertension patients. Jurnal Kesehatan, 3.
Yanti, R., Riza, S., & Tharida, M. (2024). Hubungan stres hiperglikemia pada pasien sindrom koroner akut. Journal of Language and Health, 5(3), 1425–1432. http://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JLH
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Maulidina Maiyarani Amroe

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

_001.jpg)




