Pengaruh Program Senam Lansia dalam Menurunkan Kadar Gula Darah pada Lansia di Puskesmas Nibong

Authors

  • Nur Mulia Universitas Abulyatama
  • Hafni Zahara Universitas Abulyatama
  • Mansura Feby Amanda Universitas Abulyatama

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrikes.v5i1.7225

Keywords:

Blood Sugar Levels, Cross-Section, Elderly Exercise Program, Elderly Health, Seniors (Lansia)

Abstract

Elderly exercise is a sporting activity that can help improve heart health, maintain stable blood pressure and blood sugar levels, and prevent various degenerative diseases in the elderly. Abnormal blood sugar levels can cause metabolic disorders that lead to various serious health problems. This study aims to determine the impact of elderly exercise on improving the health and independence of older adults in carrying out daily activities. This study used an evaluative method with a cross-sectional approach at the Nibong Community Health Center, North Aceh, involving 38 elderly people (14 men and 24 women) as a sample. The results showed that after participating in regular exercise, the number of elderly people with high blood sugar levels decreased to 31.6%, while the number of elderly people with normal blood sugar levels increased to 86.6%. Statistical tests showed a significant difference between blood sugar levels before and after exercise (p < 0.05). From these results, it can be concluded that elderly exercise is effective in lowering blood sugar levels, increasing insulin sensitivity, improving fitness and balance, and motivating elderly people to maintain their health. It is recommended that the Nibong Community Health Center regularly hold structured elderly exercise programs and provide educational counseling on the importance of a healthy lifestyle and controlling sugar intake. The results of this study can serve as a reference for health institutions and further research

Downloads

Download data is not yet available.

References

Dialestari, K. (2021). Pengaruh senam lansia dalam meningkatkan kualitas hidup sehat pada lansia di Pos Pembinaan Terpadu Banjar Delod Semai Desa Kekeran Mengwi (Skripsi). Program Studi Ilmu Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Bali, Denpasar.

Dwiyanti, R., Hendriani, D., & Chifdillah, N. A. (2020). Pengaruh senam lansia terhadap kemandirian melakukan aktivitas sehari-hari pada lansia di wilayah kerja Puskesmas Sebulu 1.

Jaata, J., Ningsih, S. R., Amir, E. E., Patonengan, G. S., & Astuti, W. (2023). Pentingnya senam pada lansia dengan pasien diabetes mellitus di Balai Penyantunan Sosial Lanjut Usia Senja Cerah Sulawesi Utara. Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat MAPALUS, 2(1), 21–27.

Julhana, S. H., & Haris, A. (2020). Pengaruh senam lansia terhadap aktivitas sehari-hari lansia di Desa Puyung wilayah kerja Puskesmas Puyung Kecamatan Jonggat Kabupaten Lombok Tengah tahun 2020. Prodi DIV Keperawatan Bima, Jurusan Keperawatan Poltekkes Kemenkes Mataram, 25–36.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Neuropati diabetik: Kriteria diagnosis (Rangkaian series 2). https://yankes.kemkes.go.id/view_artikel/1195/neuropati-diabetik-kriteria-diagnosis-rangkaian-series-02

Laksana, A. (2020). Pengaruh senam lansia terhadap keseimbangan tubuh pada lansia di Posyandu Mawar Desa Janggan Kecamatan Poncol Kabupaten Magetan (Doctoral dissertation). Stikes Bhakti Husada Mulia.

Mulfianda, R., Tahlil, T., & Mulyadi, M. (2022). Pengaruh senam Prolanis terhadap tekanan darah dan gula darah sewaktu pada lansia. Jurnal Ilmu Keperawatan, 6(2), 64–72.

Rizki Putra Darmawan, R. (2024). Pengaruh senam lansia terhadap penurunan kadar gula darah dengan diabetes mellitus di Desa Pucung, Girisubo, Gunungkidul (Doctoral dissertation). Universitas Kusuma Husada Surakarta.

Rohmah, M., Sari, D. N. P., Wahyuningsih, T., & Fatmala, T. (2022). Hubungan jenis kelamin terhadap tingkat kemandirian dalam merawat diri pada lanjut usia. Jurnal Kesehatan, 11(2), 180–185.

Sa’diah, A. (2021). Pengaruh senam lansia terhadap penurunan kadar gula darah pada lansia diabetes mellitus. Fakultas Keperawatan, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Binasehat PPNI Mojokerto.

Setiawati, E., Rosmaini, R., Sjaaf, F., & Ismalianti, E. (2024). Analisis hubungan tingkat kemandirian lansia dalam melakukan activity daily living (ADL) dengan faktor-faktor terkait di Provinsi Sumatera Barat. Nusantara Hasana Journal, 4(6), 46–62.

Sri Handayani. (2023). Pengaruh senam Prolanis terhadap penurunan kadar gula darah pada penderita diabetes mellitus di Kelurahan Nangsri Kebakkramat. https://doi.org/10.26576/profesi.v20i2.171

Theresia Salabia, Sisilia Rammang, & Wendi Muh. Fadhli. (2024). Pengaruh senam diabetes terhadap penurunan kadar glukosa pada lansia penderita diabetes mellitus tipe 2 di UPTD Puskesmas Bungin Kecamatan Bokan Kepulauan Kabupaten Banggai Laut. Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(2), 1–8. https://doi.org/10.59435/gjik.v2i2.729

Wahono, H. (2020). Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi pemanfaatan Posyandu Lansia di Gantungan Makamhaji (Skripsi). Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta.

Yuliyana, R. (2022). Peningkatan kesegaran jasmani lansia melalui senam lansia di Panti Jompo Embung Fatimah Tanjungpinang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Anugerah Bintan (JPMAB), 3(1).

Downloads

Published

2026-01-12

How to Cite

Nur Mulia, Hafni Zahara, & Mansura Feby Amanda. (2026). Pengaruh Program Senam Lansia dalam Menurunkan Kadar Gula Darah pada Lansia di Puskesmas Nibong. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN, 5(1), 58–65. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v5i1.7225