Gambaran Status Gizi pada Anak Balita di Desa Keude Nibong dan Sumbok Rayeuk Kabupaten Aceh Utara
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrikes.v5i1.7222Keywords:
Correlation Method, Nibong Village, Nutrition News, Nutritional Status, Posyandu MonitoringAbstract
Nutritional status is a health condition that indicates whether or not nutrients are sufficient in the body. This is influenced by eating habits and the body's ability to absorb nutrients. Nutritional status assessment can be done by body measurements, diet analysis, or laboratory tests. This indicator shows the extent to which nutritional needs are met to support body function and growth. This study aims to determine the nutritional status of toddlers in Keude Nibong Village and the factors that influence it. The research design used a quantitative approach with a correlation method, involving 35 toddlers as samples. The results showed that most toddlers were male (52%) and most were aged 24-35 months and 48-59 months (23.7% each). A total of 29 toddlers (83%) had good nutritional status, while 6 toddlers (17%) were malnourished. The nutritional condition of toddlers was generally good, but regular monitoring by health workers and the village government through integrated health posts (posyandu) is needed. Further research is recommended to examine factors such as diet, economy, and parental education that influence children's nutritional status.
Downloads
References
Abdullah, A., & Puspasari, D. (2025). No SSGI 2024 Survei Status Gizi Indonesia dalam Angka. Kementerian Kesehatan RI.
Apriliani, D., Mulfiza, F., Nurnidar, N., Kiflah, M., Khalil, M., Liswandi, L., ... & Handayani, L. (2023). Pelatihan pembuatan lumpia ikan tongkol sebagai bentuk kampanye gemar makan olahan ikan untuk mencegah stunting sejak dini. Al Ghafur: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 221–228.
Bagus, A. P. (2024). Pola pikir variabel dan hubungan variabel. Jurnal Pendidikan dan Pengajaran, 2(9).
Hartaty, N. (2020). Tugas kesehatan keluarga: Kemampuan keluarga merawat meningkatkan pemenuhan nutrisi balita. Jurnal Aceh Medika, 1(1), 27–33.
Haskas, Y., & Kasim, J. (2022). Hubungan pengetahuan ibu terhadap deteksi dini perkembangan anak umur 6–24 bulan di wilayah kerja Puskesmas Paccerakkang Kota Makassar. JIMPK: Jurnal Ilmiah Mahasiswa & Penelitian Keperawatan, 2(3), 294–301.
Issadikin, D. T. (2023). Hubungan jumlah anak dalam keluarga dengan status gizi pada balita di Desa Pandansari Kecamatan Senduro Kabupaten Lumajang. Community Health Nursing Journal, 1(1), 1–16.
Istiqomah, A., Amali, R. A., & Tiawati, S. (2024). Peran gizi terhadap pertumbuhan dan perkembangan balita. Antigen: Jurnal Kesehatan Masyarakat dan Ilmu Gizi, 2(2), 67–74.
Istiqomah, N., & Widyawati, M. (2024). Gambaran status gizi balita usia 0–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Bandarharjo Kota Semarang. Informasi Kesehatan: Jurnal Penelitian, 16(2), E1487.
Lefiani, N., Asmariyah, A., Novianti, N., Himalaya, D., & Rahmawati, S. (2023). Hubungan pengetahuan ibu terhadap tumbuh kembang balita usia 12–48 bulan di wilayah kerja Puskesmas Telaga Dewa Kota Bengkulu. Journal of Midwifery, 11(2), 339–345.
Mardiati, M., Saidina, T. M., & Syafridah, A. (2025). Gambaran status gizi balita berdasarkan antropometri di Desa Blang Naleung Mameh Kecamatan Muara Satu Kota Lhokseumawe tahun 2023. Jurnal Ilmiah Manusia dan Kesehatan, 8(2), 564–574.
Maryani, D., & Wisudawati, W. (2024). Literature review: Peran status gizi dengan pertumbuhan dan perkembangan balita. Jurnal Ilmu Kesehatan Karya Bunda Husada, 10(1), 11–26.
Nasitoh, S., Handayani, Y., & Maribeth, A. L. (2024). Faktor-faktor yang mempengaruhi tumbuh kembang anak usia 0–2 tahun: Tinjauan literatur. Scientific Journal, 3(4), 221–231.
Novita, A. (2025). Evaluasi program peningkatan gizi balita di wilayah kerja Puskesmas Nanggalo Padang tahun 2025 (Disertasi doktoral, Fakultas Ilmu Kesehatan dan Teknologi Informasi Universitas Alifah Padang).
Priasmoro, D. P. (2022). Gambaran status gizi anak usia toddler (1–3 tahun) di Posyandu Duta Sehat. Nursing Information Journal.
Purba, A., & Siregar, R. N. (2024). Faktor-faktor yang berhubungan dengan status gizi baduta (6–24 bulan) di Puskesmas Buhit Samosir. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 9(1), 266–273.
Setyorini, C., & Lieskusumastuti, A. D. (2021). Gambaran status gizi bayi dan balita pada masa Covid-19 di Kalurahan Jetis. Avicenna: Journal of Health Research, 4(1).
Simamora, D. D. (2021). Gambaran pola konsumsi dan status gizi balita (Disertasi doktoral, Poltekkes Kemenkes Denpasar, Jurusan Gizi).
Sintia, W., & Adelin, P. (2022). Faktor risiko kejadian stunting pada balita usia 24–60 bulan di Kecamatan Koto Balingka Pasaman Barat tahun 2019. Scientific Journal, 1(2), 144–157.
Warseno, A. (2020). Tingkat pendidikan ibu memiliki hubungan dengan status perkembangan motorik halus anak usia prasekolah. Jurnal Keperawatan Malang, 4(1), 57–66.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
_001.jpg)




