Pengaruh Pemberian Tablet Tambah Darah terhadap Kadar Hb pada Siswi yang Menderita Anemia di SMA Negeri 1 Tambakboyo Tuban

Authors

  • Diah Eko M Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Heny Ekawati Universitas Muhammadiyah Lamongan
  • Siti Naimatun Nisa Universitas Muhammadiyah Lamongan

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.6010

Keywords:

Anemia, blood-boosting tablets, HB levels

Abstract

Iron deficiency anemia (ADB) is anemia that arises due to reduced iron supply for erythropoiesis, due to empty iron stores (depleted iron stores) which ultimately results in reduced hemoglobin formation. This study aims to determine the effect of giving blood supplement tablets on HB levels in female students suffering from anemia at SMAN 1 Tambakboyo, Tuban Regency. The research design used a pre-experiment using a one group pre test post test approach, with a total sampling technique on a population of 34 female students suffering from anemia in class X and analyzed using the Wilcoxon test. The instruments in this research were Standard Operating Procedures (SOP), hemoglobin level observation sheets and Easy Touch GCU brand hemoglobin measuring equipment. The results of the study showed that the average HB level before 10.17 g/dl and after 15.46 g/dl given blood supplement tablets was normal. The results of the Wilcoxon test obtained a significant value of p=0.000 (p<0.05), which means that there was a significant difference in the HB levels of class X female students before and after being given blood supplement tablets. Health workers, especially in school health offices, should provide blood supplement tablets at the right time so that female students can take the blood supplement tablets regularly and finish them.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Andani, Y. (2020). Hubungan pengetahuan tentang dan sikap remaja putri terhadap konsumsi TTD. Jurnal Kebidanan Besurek, 5.

Andaruni, R. (2018). Efektivitas pemberian tablet zat besi. Jurnal Kebidanan UM Mataram, 3.

Angrainy. (2019). Pengetahuan remaja putri tentang konsumsi tablet Fe pada saat menstruasi dengan anemia. Jurnal Endurance, 4.

Astalia, K. (2022a). Karakteristik siswi yang diduga mengalami anemia di SMP Negeri 1 Kubutambahan Kabupaten Buleleng (Characteristics of female students who are suspected of anemia at SMP Negeri 1 Kubutambahan Buleleng Regency). Poltekes Respiratory, 3.

Astalia, K. (2022b). Karakteristik siswi yang diduga mengalami anemia di SMP Negeri 1 Kubutambahan Kabupaten Buleleng (Characteristics of female students who are suspected of anemia at SMP Negeri 1 Kubutambahan Buleleng Regency). Poltekes Respiratory, 3.

Cahyani, E. D. (2023). Pengetahuan remaja putri tentang anemia. Jurnal Multidisiplin Indonesia, 2.

Darmailia, H. T. (2019). Kepatuhan konsumsi tablet Fe terhadap kenaikan kadar Hb. Jurnal Ilmu dan Teknologi Kesehatan, 10.

Fadlilah, S. (2018). Faktor yang berhubungan dengan kadar Hb. Journal on Medical Science, 5.

Indriani, L. (2019). Pengaruh edukasi gizi dan pemberian tablet tambah darah (TTD) terhadap kenaikan kadar Hb pada remaja putri. Jurnal Ilmiah Farmasi.

Kusuma, T. U. (2022). Peran edukasi gizi dalam pencegahan anemia pada remaja di Indonesia. Jurnal Surya Muda, 4.

Nelda, A. (2019). Faktor-faktor yang berhubungan dengan konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja putri. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 15.

Ratna, R. N. (2020). Penyuluhan tentang anemia pada remaja. Jurnal Perak Malahayati, 2.

Ridwan, E. (2021). Kajian interaksi zat besi dengan zat gizi mikro. Jurnal Penelitian Gizi dan Makanan, 35.

Riskesdas. (2020). Analisis riwayat tablet tambah darah. Jurnal Ilmiah Ilmu Kebidanan, 10.

Setiawati. (2019). Pengaruh pendidikan kesehatan tentang tablet tambah darah. Jurnal Midwifery Update, 1.

Siti, R. D. (2019). Efektifan pemberian tablet Fe terhadap peningkatan kadar Hb. Jurnal Kebidanan, 2.

Suega, K. (2022). Faktor risiko yang memengaruhi kejadian anemia. Jurnal Medika Udayana, 11.

Sumarmi, S. (2019). Hubungan cakupan tablet Fe dengan prevalensi BBLR. Universitas Airlangga, 10.

Sumarwati, M. (2022). Pendidikan kesehatan dengan gaya hidup pada remaja tahap akhir. Jurnal Abdimas BSI, 5.

Tonasi. (2019a). Efektivitas pemberian tablet tambah darah pada remaja. Jurnal SMART Kebidanan, 2.

Tonasi. (2019b). Efektivitas pemberian TTD. Jurnal SMART Kebidanan, 6.

WHO. (2018). Pusat data dan informasi Kementerian Kesehatan RI. World Health Organization.

Wiboworini, B. (2020). Potensi tempe sebagai pangan fungsional dalam meningkatkan kadar hemoglobin remaja penderita anemia. Aceh Nutrition Journal, 5.

Yulisetyaningrum. (2023). Pengaruh pemberian tablet Fe terhadap kadar Hb pada remaja dengan anemia. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kebidanan, 14.

Zainal, M. (2020). Hubungan kepatuhan minum tablet Fe dengan kejadian anemia (Hb) pada remaja putri. Jurnal Keperawatan Profesional, 8.

Downloads

Published

2025-07-03

How to Cite

Diah Eko M, Heny Ekawati, & Siti Naimatun Nisa. (2025). Pengaruh Pemberian Tablet Tambah Darah terhadap Kadar Hb pada Siswi yang Menderita Anemia di SMA Negeri 1 Tambakboyo Tuban. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN, 4(2), 602–614. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.6010