Analisis Determinan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi

Authors

  • Khusnul Amalia Khamdiyah Universita Jambi
  • Fajrina Hidayati Universita Jambi
  • Usi Lanita Universita Jambi
  • Ismi Nurwaqiah Ibnu Universita Jambi
  • Silvia Mawarti Perdana Universita Jambi

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.5681

Keywords:

Chronic Energy Deficiency, Health Center, Pregnant Women

Abstract

Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women is a nutritional problem that has serious impacts on the health of both the mother and the fetus, such as increased risk of preterm birth, low birth weight, and labor complications. In Jambi City, CED cases have continued to rise year by year. This study aims to identify the determinants of CED among pregnant women in the working area of Putri Ayu Public Health Center, Jambi City. This study employed a quantitative approach with an analytical observational design using a cross-sectional method. The sample consisted of 82 pregnant women selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires and anthropometric measurements using MUAC. Data were analyzed using the Chi-Square test to examine the relationship between independent variables and the incidence of CED. The study found that the prevalence of Chronic Energy Deficiency (CED) among pregnant women was 28%. Statistical analysis revealed that infectious diseases (p=0.000), personal hygiene (p=0.009), environmental sanitation (p=0.037), education (p=0.004), occupation (p=0.000), and income (p=0.040) were significantly associated with CED in pregnant women. There is a significant relationship between infectious diseases, personal hygiene, environmental sanitation, education, occupation, and income with Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women at Putri Ayu Public Health Center, Jambi City. It is expected that efforts to address chronic energy deficiency (CED) among pregnant women at Putri Ayu Public Health Center can be carried out through an integrated approach, including improvements in personal hygiene, environmental sanitation, prevention of infectious diseases, as well as enhancement of education, employment, and family income.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Aryanti, S. L. (2023). Hubungan pola konsumsi, penyakit infeksi, dan pantang makan dengan kejadian kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Napal Putih Bengkulu. Indonesian School Journal of Nursing and Midwifery Science, 3(2). https://doi.org/10.54402/isjnms.v3i02.396

Determinants of chronic energy deficiency (CED) incidence in pregnant women in Indonesia: a cross-sectional study in Banyumas Regency. (2022). Narra Journal.

Determinants of chronic energy deficiency among pregnant women in Eastern Indonesia: the role of food taboo and dietary diversity (2024). Jurnal Keperawatan Padjadjaran, 12(1), 13–22.

Dewi, R., Saudah, et al. (2023). Determinan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Jurnal Penelitian Kebidanan & Kespro, 6(1), 101–109.

Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat. (2022). Laporan akuntabilitas kinerja instansi pemerintah (LAKIP) Ditjen Kesehatan Masyarakat tahun 2021 (hlm. 1–68). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Factors influencing CED incidence among pregnant women in Padang, Indonesia (2024). WMM Journal.

Fitrianingtyas, I., Pertiwi, F. D., & Rachmania, W. (2018). Faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian kurang energi kronis (KEK) pada ibu hamil di Puskesmas Warung Jambu Kota Bogor. Hearty, 6(2). https://doi.org/10.32832/hearty.v6i2.1275

Gaspersz, E., Picauly, I., & Sinaga, M. (2020). Hubungan faktor pola konsumsi, riwayat penyakit infeksi, dan personal hygiene dengan status gizi ibu hamil di wilayah lokus stunting Kabupaten Timur Tengah Utara. Jurnal Pangan Gizi dan Kesehatan, 9(2), 1081–1090. https://doi.org/10.51556/ejpazih.v9i2.77

Husna, A., Andika, F., & Rahmi, N. (2020). Determinan kejadian kekurangan energi kronik (KEK) pada ibu hamil di Pustu Lam Hasan Kecamatan Peukan Bada Kabupaten Aceh Besar. Journal of Healthcare Technology and Medicine, 6(1), 608. https://doi.org/10.33143/jhtm.v6i1.944

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2016). Profil Kesehatan Indonesia 2016.

Mujahidah Syamsari, S., Hadju, V., Indriasari, R., & Salam, A. (2020). Hubungan pengetahuan gizi dan sanitasi lingkungan dengan status gizi prakonsepsi di Polongbangkeng Utara Takalar. [Jurnal tidak disebutkan], 126–139.

Mukhlisah, A. N., & Irfan, M. (2023). Pengaruh tingkat pengetahuan dan pendapatan keluarga terhadap kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil. Nusantara Hasana Journal, 2(9), 185–190.

Rahma, D. T., Dasuki, M. S., Agustina, T., & Alfajri, A. (2024). LiLA dan sanitasi lingkungan: Faktor risiko stunting pada 1000 hari pertama kehidupan. [Jurnal tidak disebutkan], 368–377.

Simanjuntak, P., Sinaga, P. N. F., Damanik, N. S., & Simanjuntak, M. D. (2022). Hubungan pengetahuan dan sikap ibu dengan status gizi selama kehamilan trimester pertama. Indonesian Health Issue, 1(1), 76–82. https://doi.org/10.47134/inhis.v1i1.14

Sri Lestari, D., Saputra Nasution, A., & Anggie Nauli, H. (2023). Faktor faktor yang berhubungan dengan kejadian kurang energi kronik (KEK) pada ibu hamil di wilayah kerja Puskesmas Bogor Utara tahun 2022. Promotor, 6(3), 165–175. https://doi.org/10.32832/pro.v6i3.241

Downloads

Published

2025-06-23

How to Cite

Khusnul Amalia Khamdiyah, Fajrina Hidayati, Usi Lanita, Ismi Nurwaqiah Ibnu, & Silvia Mawarti Perdana. (2025). Analisis Determinan Kekurangan Energi Kronik (KEK) pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN, 4(2), 536–544. https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i2.5681