Faktor yang Mempengaruhi Cakupan K4 Pemeriksaan Ibu Hamil di Puskesmas Bontomarannu, Kecamatan Galesong Selatan, Kabupaten Takalar
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i1.5547Keywords:
K4 coverage, pregnant women, screeningAbstract
Every pregnant woman is strongly recommended to undergo comprehensive and quality antenatal care (ANC) at least four times, consisting of at least once in the first trimester (before 14 weeks of gestation), at least once in the second trimester (14–28 weeks of gestation), and at least twice in the third trimester (between 28–36 weeks and after 36 weeks of gestation), including at least one visit accompanied by the husband or a family member. The first ANC visit is highly recommended to be conducted between 8 and 12 weeks of gestation. The objective of this study is to identify the factors that influence the K4 coverage of antenatal visits among pregnant women at Bontomarannu Public Health Center, Galesong Selatan Subdistrict, Takalar Regency. This research uses a cross-sectional study design. The sample consisted of 60 pregnant women who underwent K4 antenatal examinations at Bontomarannu Public Health Center, selected through random sampling. The results showed that knowledge significantly affected the K4 coverage of antenatal visits (p = 0.000), occupation also had a significant influence (p = 0.004), and distance was another significant factor (p = 0.005). It can be concluded that knowledge, occupation, and distance all influence the K4 coverage of antenatal visits at Bontomarannu Public Health Center, Galesong Selatan Subdistrict, Takalar Regency.
Downloads
References
Badan Pusat Statistik. (2013). Profil kesehatan reproduksi remaja Indonesia. Jakarta: Badan Pusat Statistik.
Bontomarannu Wellbeing Center. (2024). Laporan kesejahteraan ibu dan anak di wilayah kerja Puskesmas Bontomarannu. Takalar: Bontomarannu Wellbeing Center.
Citrawati, K., & Laksmi, I. G. A. P. S. (2021). Hubungan pengetahuan ibu hamil tentang ANC terhadap kunjungan ANC di Puskesmas Tampaksiring II. Jurnal Keperawatan Sriwijaya.
Dharmayanti, I., Isnawati, R. S., & Permatasari, N. (2019). Faktor-faktor yang mempengaruhi perilaku ibu dalam pemeriksaan kehamilan. Surabaya: CV Global Aksara Pers.
Erlina, R., Larasati, T. A., & Kurniawan, B. (2013). Faktor-faktor yang mempengaruhi ibu hamil terhadap kunjungan pemeriksaan kehamilan di Puskesmas Rawat Inap Panjang Bandar Lampung. Medical Journal of Lampung University, 2(4), 31–33.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Laporan hasil Riskesdas Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2024. Jakarta: Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan, Kemenkes RI.
Manuaba, I. A., & Tim Penyusun. (2010). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan dan KB. Jakarta: EGC.
Manuaba, I. B. G. (2013). Ilmu kebidanan, penyakit kandungan, dan keluarga berencana untuk pendidikan bidan (Edisi ke-2). Jakarta: EGC.
Maturoh, I. (2018). Strategi penelitian kesejahteraan. Pejabatan Kesehatan Republik Indonesia.
Notoatmodjo, S. (2010). Kemajuan kesejahteraan dan perilaku kesejahteraan. Jakarta: Rineka Cipta.
Notoatmodjo, S. (2015). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.
Nurena, dkk. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pemanfaatan posyandu di Suku Bajo Desa Mola Selatan Kabupaten Wakatobi. Makassar: STIKes Nani Hasanuddin.
Oktaviani, S., Firdaus, A., & Argadireja, D. S. (2019). Hubungan status pekerjaan dengan keteraturan kunjungan antenatal care di wilayah kerja UPT Puskesmas Cibuntu Kecamatan Bandung Kulon tahun 2019. Universitas Islam Bandung, 13–18.
Pejabatan Kesehatan Republik Indonesia. (2015). Profil kesehatan Indonesia Republik Indonesia. Jakarta: Pejabatan Kesehatan Republik Indonesia.
Supliyani, E. (2017). Pengaruh masase punggung terhadap intensitas nyeri persalinan kala 1 di kota Bogor. Jurnal Bidan, 3(1), 234041.
Suryaningsih, H. (2012). Faktor-faktor yang berhubungan dengan perilaku ibu bayi dan balita ke posyandu di Puskesmas Kemiri Muka Kota Depok tahun 2012 [Skripsi, Universitas Indonesia].
Yuliani, D. R. (2021). Perawatan kandungan. Distrperempuantor: Perusahaan Penulisan Kami.
Yurniati, S. N. (2018). Dampak penyuluhan terhadap pemanfaatan layanan antenatal di Puskesmas Bontomarannu Takalar periode 2017. Jurnal Ilmiah Dokter Spesialis Maternitas, 3(1), Juni, 1–7.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
_001.jpg)




