Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Stunting pada Balita di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurrikes.v4i1.4683Keywords:
Education, Income, Knowledge, Nutritional Status, StuntingAbstract
Stunting is a global concern, impacting the quality of human resources.Purpose of Analysis of Factors Related to Stunting in Toddlers in Bangun Rejo Village, Tanjung Morawa. This study used a cross-sectional study design analytical method. The population of this study is 35 stunted toddlers in the February-March 2025 period. 16 respondents with moderate knowledge, the majority of toddlers were stunted with short height (75%), while the other 25% were very short. The results of the statistical test showed a P-Value of 0.000 (P < 0.05), 22 secondary education respondents, most of them toddlers experienced stunting, short height (72.7%), while the other 27.3% were very short. showed a P-Value of 0.003 (P < 0.05), 20 low-income respondents, 60% of toddlers experienced stunting very short height, while 40% were short. showed a P-Value of 0.015 (P < 0.05), indicating a significant relationship between income and stunting in toddlers, 24 respondents had undernourished status, 54.2% of toddlers experienced stunting, very short height, while 45.8% were short. showed a P-Value of 0.006 (P < 0.05), there was a significant relationship between nutritional status and stunting in toddlers. Knowledge, education, income, nutritional status are risk factors for stunting in toddlers.Increasing knowledge of child growth is very important to understand the factors that affect stunting and effective prevention strategies.
Downloads
References
Agung, A. (2017). Etika penelitian dan penulisan artikel ilmiah. Denpasar: UNMAS Press.
Amalia, A., Asydhad, M., & Mardiah. (2017). Faktor-faktor yang berhubungan dengan stunting pada balita usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Wonosari I. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas ‘Aisyiyah.
Amalia, M. R. (2018). Makanan tepat untuk balita. Jakarta: EGC.
Anggita, N. M. I. (2018). Bahan ajar rekam medis dan informasi kesehatan (RMIK) metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: EGC.
Bambang Kesit. (2020). Pendapatan daerah. Yogyakarta: UII Press.
Budijanto, D. (2018). Topik utama situasi balita pendek (stunting) di Indonesia. Jakarta: Infodatin.
Djaali. (2020). Metodologi penelitian kuantitatif. Jakarta: Bumi Aksara.
Fitri, L., & dkk. (2019). Hubungan teknik nafas terhadap pengurangan [detail tidak lengkap].
Gunawan, D. T. (2017). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita usia 24–59 bulan. Jurnal Vokasi Kesehatan, 3(2), 67–77. https://doi.org/10.31227/osf.io/placeholder
Hindah, M. (2018). Bekal sekolah untuk anak balita. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.
Infodatin. (2019). Situasi balita pendek. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Jafar, N. (2019). Pertumbuhan balita. Makassar: Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Hasanuddin.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2017). Laporan survei pemantauan status gizi. Jakarta: Infodatin.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Buku pintar kesehatan dan gizi. Jakarta: Infodatin.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Profil kesehatan Indonesia 2018. Jakarta: Kemenkes RI.
Mukti, F. A. (2017). Pengaruh stunting pada tumbuh kembang anak. Jakarta: STIKES Surya Mitra Husada.
Mulyadi, A. (2018). Faktor penyebab anak stunting usia 25–60 bulan di Kecamatan Sukorejo Kota Blitar. Jurnal Ners dan Kebidanan.
Peraturan Gubernur Aceh. (2023). Anggaran pendapatan dan belanja kota tahun anggaran 2023 di Provinsi Aceh.
Rahayu, N. (2018). Faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13–19.
Riskesdas. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Jakarta: Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Sandjojo, E. P. (2017). Buku saku desa dalam penanganan stunting. Jakarta: EGC.
Saputri, N. M. (2022). Faktor-faktor penyebab stunting dan pencegahannya. JOM FISIP, 1(1), 1–15.
Setiawan, M. (2018). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian stunting pada anak usia 24–59 bulan di wilayah kerja Puskesmas Andalas Kecamatan Padang Timur Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas, 7(2), 273–284.
Sostinengari, Y. (2018). Analisa data hasil pemantauan status gizi: Faktor determinan kejadian stunting pada balita usia 6–59 bulan. Kendari: Politeknik Kesehatan Kendari.
Sudaryono. (2021). Metodologi penelitian kuantitatif, kualitatif dan mix method (Edisi kedua). Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Sujarweni, W. (2021). Metodologi penelitian lengkap praktis dan mudah dipahami. Yogyakarta: Pustaka Baru Press.
Uswati. (2018). Prevalensi dan determinan stunting anak sekolah dasar.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 JURNAL RISET RUMPUN ILMU KESEHATAN

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
_001.jpg)




