Pantangan Ibu Hamil dalam Adat Dayak : Antara Mitos dan Kesehatan Reproduksi

Authors

  • Fitriani Ningsih Akademi Kebidanan Betang Asi Raya
  • Witri Winda Sari Akademi Kebidanan Betang Asi Raya
  • Yista Yista Akademi Kebidanan Betang Asi Raya
  • Yola Selvia Akademi Kebidanan Betang Asi Raya
  • Yurischa Yurischa Akademi Kebidanan Betang Asi Raya
  • Yunni Wulandari Akademi Kebidanan Betang Asi Raya

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i2.6255

Keywords:

Dayak, Myth, Pregnant Women

Abstract

In the Dayak indigenous community, pregnancy taboos are part of local wisdom passed down from generation to generation. These taboos are often regarded as myths, but some have rational foundations from the perspective of reproductive health. This study aims to identify the types of pregnancy taboos in Dayak culture, evaluate the underlying reasons, and assess their relevance from the standpoint of modern health. The research was conducted using qualitative methods through literature review and content analysis of related scientific journals. The results indicate that some taboos correlate with principles of nutrition, fetal safety, and stress control in pregnant women.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Almutahar, H. (2015). Perilaku sosial kesehatan ibu hamil dan melahirkan. Sosiohumaniora, 16(3), 252–256.

Bayuana, A., Anjani, A. D., Nurul, D. L., Selawati, S., Sai’dah, N., Susianti, R., & Anggraini, R. (2023). Komplikasi pada kehamilan, persalinan, nifas dan bayi baru lahir: Literature review. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(1), 26. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i1.517

Efendi, R., Norhasanah, N., Solechah, S. A., & Suryani, N. (2023). Pengaruh konseling terhadap peningkatan pengetahuan dan sikap tentang gizi dan keamanan pangan pada ibu hamil. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(1), 11–18. https://doi.org/10.58185/jkr.v14i1.80

Halu, S. A. N., Trisnawati, R. E., Manggul, M. S., & Minda, A. (2024). Sosialisasi budaya masyarakat yang merugikan kesehatan ibu nifas dan bayi. Jurnal Abdimas Bina Bangsa, 5(2), 945–949. https://doi.org/10.46306/jabb.v5i2.1065

Huda, S. N., Kartasurya, M. I., & Sulistiyani, S. (2019). Perilaku berpantang makan pada ibu hamil Suku Dayak di Kabupaten Sintang Kalimantan Barat. Jurnal Manajemen Kesehatan Indonesia, 7(3), 191–197. https://doi.org/10.14710/jmki.7.3.2019.191-197

Kartika, T. S. C., & Tanziha, I. (2024). Budaya pantangan dan pola asuh makan dengan keragaman pangan dan status gizi balita di Suku Dayak: Cultural taboos and eating patterns with food diversity and nutritional status of toddlers in the Dayak tribe. Jurnal Ilmu Gizi dan Dietetik, 3(3), 147–155. https://doi.org/10.25182/jigd.2024.3.3.147-155

Lubis, D. P. U., Meilani, M., & Wulandari, R. P. (2024). Development of interactive media as family assistance to pregnant women in improving quality of life. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 181–188. https://doi.org/10.58185/jkr.v14i2.147

Maryuni, M., Anggraeni, L., Handayani, L., & Gustina, I. (2024). Kepercayaan tradisional, praktik budaya, pola pengambilan keputusan pada ibu hamil di pedesaan dan perkotaan Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 15(1), 16–29. https://doi.org/10.58185/jkr.v15i1.189

Misna, R., & Julita, T. (2020). Pengetahuan ibu post partum tentang perawatan luka perineum dengan pencegahan infeksi: Post-partum mother’s knowledge of perineal wound care with infection prevention. Jurnal Bidan Cerdas, 2(2), 60–65. https://doi.org/10.33860/jbc.v2i2.66

Novianti, N., & Suparmi, S. (2021). Peran dukungan sosial dalam pelaksanaan program pendampingan ibu hamil di 7 kabupaten/kota di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(2), 103–116. https://doi.org/10.58185/jkr.v12i2.24

Nugrahwati, A., Winarso, S. P., & Aini, F. N. (2020). Penyuluhan untuk meningkatkan pengetahuan dukun bayi tentang perawatan masa nifas. Jurnal Sains Kebidanan, 2(1), 14–17. https://doi.org/10.31983/jsk.v2i1.5795

Pasaribu, L. R., & Indrawati, L. (2021). Determinan kultural dan struktural dalam kemitraan bidan dengan dukun bayi (Bhisa/Sando) di Kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(1), 89–101. https://doi.org/10.58185/jkr.v12i1.11

Patricia, T., Triyani, & Mantir, H. (2020). Suatu tinjauan tentang upacara menjuh bulan kehamilan (Nyaki Tihi) menurut adat Dayak Ngaju di Mandomai Kecamatan Kapuas Barat Kabupaten Kapuas. Jurnal Paris Langkis, 1(1), 34–42. https://doi.org/10.37304/paris.v1i1.1669

Purbowati, N., Hajrah, W. O., & Nuraini, N. (2019). Hubungan tingkat pengetahuan dan sikap dengan perilaku mengatasi ketidaknyamanan pada masa klimakterium. Jurnal Bidan Cerdas, 2(1), 23–30. https://doi.org/10.33860/jbc.v2i1.79

Rizkianti, A., Saptarini, I., Suparmi, S., Maisya, I. B., Susilowati, A., & Rosha, B. C. (2023). Efektivitas konseling terhadap pengetahuan ibu dalam deteksi tanda bahaya bayi dan balita di Indonesia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(2), 139–149. https://doi.org/10.58185/jkr.v14i2.122

Rosida, S., Suryantara, B., & Kusmiati, Y. (2023). Pengaruh budaya pola konsumsi makanan ibu hamil terhadap kejadian stunting di Kecamatan Kembayan Kabupaten Sanggau Kalimantan Barat. Jurnal Kebidanan, 13, 75–86. https://jurnal.stipaba.ac.id/index.php/123akpb/article/view/210

Sari, V. V. K., Rahardi, K., & Setyaningsih, Y. (2024). Bentuk ungkapan tabu dan makna ikonis pada makanan tradisi adat pranikah suku Dayak Maanyan. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 10(4), 4438–4445. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i4.4726

Sari, Y., Junengsih, J., & Angraini, D. H. (2022). Praktik pengasuhan dasar bagi bayi baru lahir oleh ibu pasca persalinan: Basic parenting practices for newborns by postpartum mothers. Jurnal Bidan Cerdas, 4(2), 120–128. https://doi.org/10.33860/jbc.v4i2.799

Widiastuti, A., & Rusmini. (2019). Jurnal sains kebidanan. Jurnal Sains Kebidanan, 1(1), 1–6. https://doi.org/10.31983/jsk.v7i1.12310

Downloads

Published

2025-07-12

How to Cite

Fitriani Ningsih, Witri Winda Sari, Yista Yista, Yola Selvia, Yurischa Yurischa, & Yunni Wulandari. (2025). Pantangan Ibu Hamil dalam Adat Dayak : Antara Mitos dan Kesehatan Reproduksi. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN, 4(2), 244–251. https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i2.6255