Pengaruh Peer Education terhadap Sikap Remaja tentang Pernikahan di Kabupaten Mimika

Authors

  • Neny San Agustina Siregar Poltekkes Kemenkes Jayapura
  • Dedy Arisjulyanto Poltekkes Kemenkes Jayapura
  • Tri Noviyanti Mansur Poltekkes Kemenkes Jayapura
  • Yumi Abimulyani Poltekkes Kemenkes Jayapura

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i1.5042

Keywords:

Peer education, adolescent attitudes, early marriage

Abstract

Early marriage is a social issue that negatively impacts adolescents' health, education, and overall well-being. Mimika Regency is one of the regions with a relatively high rate of early marriages. This study aimed to analyze the effect of the peer education method on adolescents’ attitudes toward marriage in Mimika Regency. This research employed a quasi-experimental design with a pre-test and post-test approach. The study population consisted of adolescents aged 15–18 years residing in Mimika Regency, with a total sample of 65 respondents selected using purposive sampling. The research instrument was an attitude questionnaire that had been tested for validity and reliability, with a Cronbach’s alpha score of 0.904, indicating that the instrument was reliable. Data were collected through a pre-test before the intervention and a post-test after the implementation of peer education. The results showed that the average score of adolescents' attitudes toward early marriage increased from 21.32 before the intervention to 30.98 after the intervention. Statistical analysis revealed a p-value of 0.000 (< α = 0.05), indicating a significant effect of peer education on adolescents’ attitudes toward marriage.Peer education significantly influences changes in adolescents’ attitudes in preventing early marriage in Mimika Regency.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arisjulyanto, D., & Suweni, K. (2023). Pengaruh empowerment community dalam upaya mencegah pernikahan dini pada remaja. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 1(4).

Arisjulyanto, D., Puspitas, N. I., Hendry, Z., & Andi, M. A. (2021). The effect of adolescent empowerment on changes in knowledge and attitudes about premarital sexual behavior. BKM Public Health and Community Medicine.

Asmariana, Y., Rahayu, D., Oktavia, M. Y., Nurwahyuni, N., & Suci, S. (2024). Edukasi pada remaja tentang cegah pernikahan anak. ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 313–326. https://doi.org/10.30812/adma.v4i2.3431

Astari, R., & Fitriyani, E. (2019). Pengaruh peer education terhadap pengetahuan dan sikap remaja tentang pencegahan HIV-AIDS di SMK Korpri Majalengka. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 10(2), 143–152. https://doi.org/10.34305/jikbh.v10i2.93

Fanaqi, C., Nurkalam, F., Ayuning Tias, D., Dwi Syahputri, S., & Octaviani, N. (2020). Komunikasi kesehatan bagi pelajar dengan pendekatan peer education. Yumary: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1–9. https://doi.org/10.35912/jpm.v1i1.62

Hakim, R. (2020). The impact of peer education on adolescent behavior in preventing early marriage. Journal of Adolescent Research, 12(2).

Hanifah, S. D., Nurwati, R. N., & Santoso, M. B. (2022). Seksualitas dan seks bebas remaja. Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (JPPM), 3(1), 57. https://doi.org/10.24198/jppm.v3i1.40046

Ismail, D., & Arisjulyanto, D. (2024). Dampak perilaku chat sex terhadap perilaku seksual pranikah remaja. Jurnal Kesehatan Tropis Indonesia, 2(4), 172–181.

Kadafi, A., Pratama, B. D., & Suharni, S. (2022). Pelatihan menjadi pendidik sebaya sebagai upaya preventif pernikahan dini. GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 69–74. https://doi.org/10.36728/ganesha.v2i2.1966

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Riset Kesehatan Dasar.

Kusmiran, E. (2014). Kesehatan reproduksi remaja dan wanita. Salemba Medika.

Marlina, T. (2022). Cultural influence on adolescent attitudes towards marriage in rural Indonesia. Journal of Community Psychology, 36(4).

Mehra, D., Sarkar, A., Sreenath, P., Behera, J., & Mehra, S. (2018). Effectiveness of a community-based intervention to delay early marriage, early pregnancy and improve school retention among adolescents in India. BMC Public Health, 18(1), 1–13. https://doi.org/10.1186/s12889-018-5586-3

Muhajarah, K., & Fitriani, E. (2022). Edukasi stop pernikahan dini melalui penyuluhan pendewasaan usia perkawinan. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 6(3), 2268.

Muntamah, A. L., Latifiani, D., & Arifin, R. (2019). Pernikahan dini di Indonesia: Faktor dan peran pemerintah (perspektif penegakan dan perlindungan hukum bagi anak). Widya Yuridika, 2(1), 1. https://doi.org/10.31328/wy.v2i1.823

Nurfazriah, I., & Hartati, A. (2023). Efektivitas promosi kesehatan dengan metode peer education terhadap pengetahuan dan sikap remaja putri tentang dampak pernikahan dini di SMPN 5 Cilegon. Diagnosa: Jurnal Ilmu Kesehatan dan Keperawatan, 1(3).

Pangestu, B. A. W., & Purhadi, P. (2020). Pemodelan faktor-faktor yang mempengaruhi angka kematian bayi dan angka kematian ibu di Provinsi Jawa Timur tahun 2017 dan 2018 menggunakan bivariate gamma regression. Inferensi, 3(2), 89. https://doi.org/10.12962/j27213862.v3i2.7363

Pradana, H. H., Prastika, S. D., Mudawamah, N., & Siswoko, R. Y. (2022). Kesejahteraan psikologis pada pasangan pernikahan dini di Kabupaten Blitar. Al-Ihath: Jurnal Pendidikan dan Konseling Islam, 2(2), 12–22.

Pratiwi, I. G. D., Mulyadi, E., & Hasanah, L. (2019). Pembentukan peer educator dan pemberian informasi tentang kesehatan reproduksi pada siswa siswi di MA Maslahatul Hidayah di Desa Errabu Kecamatan Bluto. Jurnal Abdiraja, 2(September), 2–5.

Putri, A., & Lestari, D. (2020). Peer education programs and their effects on adolescent reproductive health knowledge and attitudes. International Journal of Adolescent Health, 40(1).

Putria, T. W. S. (2020). Community-based efforts to combat family violence: Evidence from Sorong, West Papua, Indonesia. International Journal of Innovation, Creativity and Change, 13(3), 1032–1039. https://www.ijicc.net/images/vol_13/Iss_3/13308_Putri_2020_E_R.pdf

Rohmana, O., & Ati, A. S. R. (2024). Peningkatan pengetahuan pendewasaan usia perkawinan melalui peer group education pada remaja di PIK-R Kapas Cirebon. GEMASSIKA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 8(1), 41–48. https://doi.org/10.30787/gemassika.v8i1.1307

Rosamali, A., & Arisjulyanto, D. (2020). Pengaruh pendidikan kesehatan terhadap tingkat pengetahuan remaja tentang bahaya pernikahan dini di Lombok Barat. JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan), 4(3), 21–25. https://doi.org/10.36312/jisip.v4i3.1143

Rosdarni, Dasuki, D., & Waluyo, S. D. (2015). Pengaruh faktor personal terhadap perilaku seksual pranikah pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Nasional, 9(3), 214–221. https://doi.org/10.21109/kesmas.v9i3.567

Sari, D. (2021). The role of peer education in changing attitudes towards early marriage in Indonesia. Journal of Youth Studies, 19(3).

Setiawan, R., & Nurhidayah, S. (2008). Pengaruh pacaran terhadap perilaku seks pranikah. Jurnal Soul, 1(2), 59–72.

Siddiqui, M., Kataria, I., Watson, K., & Chandra-Mouli, V. (2020). A systematic review of the evidence on peer education programmes for promoting the sexual and reproductive health of young people in India. Sexual and Reproductive Health Matters, 28(1). https://doi.org/10.1080/26410397.2020.1741494

Srininta, Simarmata, M., Simanjuntak, L., Ginting, P., Simanjuntak, D. H., & Sinaga, E. (2024). Edukasi kesehatan reproduksi dengan risiko pernikahan usia dini pada remaja usia 15–19 tahun di Desa Bangun Rejo Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang Provinsi Sumatera Utara tahun 2023. Jurnal Nusantara Berbakti, 568(3), 1–23.

Suhariyati, S., & Rahmawati, S. A. (2023). Pemberdayaan keluarga berbasis Islamic nursing care dalam upaya pencegahan pernikahan anak. JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 7(4), 3003. https://doi.org/10.31764/jmm.v7i4.15426

Tang, Y., Diao, H., Jin, F., Pu, Y., & Wang, H. (2022). The effect of peer education based on adolescent health education on the resilience of children and adolescents: A cluster randomized controlled trial. PLOS ONE, 17(2), e0263012. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0263012

Tania Marcelina, S., Yudianti, I., Sondakh, J. J., Astutik, H., & Kebidanan, J. (2021). Pemberdayaan remaja dalam mencegah pernikahan dini dan stunting. Jurnal Dharma Bakti-LPPM IST AKPRIND, 4(2), 202.

Taufandas, M., Junardi, H., & Aupia, A. (2023). The effect of early marriage education on the adolescent knowledge level about the impact of early marriage. Caring: Indonesian Journal of Nursing Science, 5(1), 40–45. https://doi.org/10.32734/ijns.v5i1.122

Umaroh, A. K., Kusumawati, Y., & Kasjono, H. S. (2015). Hubungan antara faktor internal dan eksternal dengan perilaku seksual pranikah remaja Indonesia. Jurnal Kesehatan Masyarakat Andalas, 10, 65–75.

Wardhani, H. S., Hariani, D., Ducha, N., Syamsudi, N. A., & Kurniawati, Y. (2024). Empowering high school students as peer counselors to prevent free sex and early marriage. Journal of Community Service and Empowerment, 5(2), 282–289. https://doi.org/10.22219/jcse.v5i2.32017

Wijayanti, N. (2023). Community empowerment to reduce early marriage: Case studies from Papua. Journal of Public Health and Community Development, 29(2).

Yelni, G., Kasim, M., Hayati, P. K. D., Syarif, Z., Yudiawati, E., & Hikmah, W. (2019). Efek mutasi iradiasi gamma terhadap hasil umbi bawang putih (Allium sativum L.). Jurnal Sains Agro, 4(2), 1–7. https://ojs.umb-bungo.ac.id/

Yusuf, N. N., & Ilmiyani, S. N. (2023). Intervensi gizi spesifik dalam upaya pencegahan stunting dan gizi buruk pada balita di Dusun Sira Lauk. Community Development Journal, 4(2), 1147–1150.

Zhang, T., Wang, H., Wang, X., Yang, Y., Zhang, Y., Tang, Z., & Wang, L. (2020). The adverse maternal and perinatal outcomes of adolescent pregnancy: A cross-sectional study in Hebei, China. BMC Pregnancy and Childbirth, 20(1), 1–10. https://doi.org/10.1186/s12884-020-03022-7

Downloads

Published

2025-05-26

How to Cite

Neny San Agustina Siregar, Dedy Arisjulyanto, Tri Noviyanti Mansur, & Yumi Abimulyani. (2025). Pengaruh Peer Education terhadap Sikap Remaja tentang Pernikahan di Kabupaten Mimika. JURNAL RISET RUMPUN ILMU KEDOKTERAN, 4(1), 308–317. https://doi.org/10.55606/jurrike.v4i1.5042

Similar Articles

1 2 3 4 5 6 7 8 > >> 

You may also start an advanced similarity search for this article.