Membentuk Peserta Didik Menggunakan Bahasa yang Tidak Menyinggung

Authors

  • Enjelina Enjelina Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Sriwati Sihombing Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Putra Jungjungan Rajagukguk Institut Agama Kristen Negeri Tarutung
  • Hisardo Sitorus Institut Agama Kristen Negeri Tarutung

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i3.7655

Keywords:

Christian Religious Education, Language, Multiculturalism, Pluralism, Politeness

Abstract

Indonesia, as a multicultural nation, demands that Christian Religious Education (PAK) practices focus not only on doctrinal teaching but also on character development for students, enabling them to live within cultural, ethnic, and religious diversity. Language is a crucial element in realizing inclusive education, as the use of impolite or offensive language can trigger prejudice, intolerance, and even bullying, as seen in the forced hijab case in Bantul. This study uses a literature review method to examine the role of language, politeness, and communication strategies in developing students who value pluralism and multiculturalism. The discussion demonstrates that politeness is the foundation of character development and reflects a person's moral values. Through strategies such as integrating Christian values ​​into the curriculum, inclusive teaching methods, creating a school environment that supports diversity, and a holistic communication approach, Christian Religious Education can be a means of transformation that fosters tolerance and harmony. The results confirm that the use of polite and non-offensive language is a key aspect in developing students with character, who are inclusive, and capable of becoming agents of peace in a pluralistic society.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ali Mustadi. (2021). Filosofi, teori dan konsep bahasa dan sastra Indonesia sekolah dasar. Yogyakarta: UNY Press.

Dina Adzkia Izzanti. (2025). 'Hakikat bahasa dalam objek kajian linguistik' semantik. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa Dan Budaya, 3(1). https://doi.org/10.61132/semantik.v3i1.1394

Ghofur, Abd. (2021). Kritik & interpretasi text inagurasi Trump. Bantul: Jejak Pustaka.

Hahmudi. (2022). Ilmu pendidikan mengupas komponen pendidikan. Yogyakarta: Deepublish.

Isyatur Radhiyah. (n.d.). 'Mempertahankan eksistensi bahasa Indonesia dengan sikap berbahasa.' Cross-Border, 4(1).

Khusnul Khotimah. (2021). 'Membangun karakter peserta didik melalui pembiasaan santun berbahasa.' Tadibuna: Jurnal Pendidikan Islam, 10(4). https://doi.org/10.32832/tadibuna.v10i4.6198

Milya Sari. (2020). Penelitian kepustakaan (Library research). Natural Science: Jurnal Penelitian Bidang IPA Dan Pendidikan IPA. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555

Muammar. (2021). Terampil berbicara dan berbicara santun di sekolah dasar. Mataram: Sanabil Cet 1.

Okarisma Mailani, Irna Nuraeni, dkk. (n.d.). Bahasa sebagai alat komunikasi dalam kehidupan manusia. Kampret Journal, 1(2). https://doi.org/10.35335/kampret.v1i1.8

Orpa Umbu Lado & Maria. (n.d.). Peran guru Kristen dalam membangun karakter siswa di sekolah multikultural. Journal New Light, 2(2). https://doi.org/10.62200/newlight.v2i2.129

Praditia, L. E. (2021). Berbahasa produktif melalui keterampilan berbicara. Jawa Tengah: NEM.

Rahmadsya Rangkuti, Z. (2019). Kesantunan berbahasa upaya mencegah terjadinya ujaran kebencian. Medan: Perpustakaan Nasional.

Salinan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia tentang kurikulum pada pendidikan anak usia dini, jenjang pendidikan dasar, dan jenjang pendidikan menengah. (n.d.).

Siti Fadjarajani, E. S., dkk. (2020). Metodologi penelitian pendekatan multidisipliner. Gorontalo: Ideas Publishing.

Suarta, I. M. (2022). Pengantar bahasa dan sastra Indonesia. Bali: Pustaka Larasan.

Susanti, A. (2021). Pembelajaran online di tengah pandemi Covid-19, tantangan yang mendewasakan. Yogyakarta: UAD Press.

Uus Ruswandi, M. E. (n.d.). Kajian riset pluralisme dan multikulturalisme. Jurnal Sains Sosio Humaniora, 6(1). https://doi.org/10.22437/jssh.v6i1.20193

Yufi Mohammad. (2024). Bahan ajar manajemen pendidikan dan kepemimpinan. Garut: Cahaya Smart Nusantara.

Downloads

Published

2025-12-19

How to Cite

Enjelina Enjelina, Sriwati Sihombing, Putra Jungjungan Rajagukguk, & Hisardo Sitorus. (2025). Membentuk Peserta Didik Menggunakan Bahasa yang Tidak Menyinggung. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(3), 521–532. https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i3.7655