Evaluasi Struktur dan Kebahasaan Buku “Sahabatku Indonesia Level 4” Berdasarkan CEFR dan UKBI dalam Pembelajaran BIPA Tingkat Madya (B2)
DOI:
https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i3.6643Keywords:
BIPA, CEFR, Sahabatku Indonesia., Teaching Materials, UKBIAbstract
Learning Indonesian for Foreign Speakers (BIPA) requires structured, communicative, and internationally standardized teaching materials. One widely used teaching material is Sahabatku Indonesia Level 4, which is intended for the intermediate level. The urgency of this research lies in the importance of ensuring that the teaching materials not only convey language formally, but also align with the needs of learners' communicative competence and recognized standards, such as the Common European Framework of Reference (CEFR) level B2 and the Indonesian Language Proficiency Test (UKBI). The purpose of this research is to evaluate the structure and linguistic aspects of the Sahabatku Indonesia Level 4 teaching materials by reviewing the integration of the material, clarity of discourse, vocabulary diversity, and grammatical accuracy used. The research method used is descriptive qualitative. Data were analyzed using an evaluation rubric based on CEFR B2 and UKBI components. The focus of the analysis includes the integration of presentation between units, the logical flow of learning, and the consistency of language use in supporting receptive and productive skills. The results show that the material presentation structure reflects a logical, progressive learning sequence and supports language skill mastery. The language elements used are generally appropriate for the intermediate level, although discrepancies were still found, such as the use of irrelevant illustrations and inconsistent language style. Furthermore, the syntactic complexity in some sections still needs to be adjusted to align with the abilities of B2 learners.
Downloads
References
Alwi, H., et al. (2020). Tes kemahiran berbahasa: Teori dan praktik. Pusat Bahasa.
Arfanti, & Putriasari. (2019). Bahan diplomasi Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing Sahabatku Indonesia BIPA 4. Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan.
Ariansyah, et al. (2023). Teknik pengumpulan data dan instrumen penelitian ilmiah pendidikan pada pendekatan kualitatif dan kuantitatif. IHSAN: Jurnal Pendidikan, 1(2), 1–9. https://doi.org/10.61104/ihsan.v1i2.57
Fatah, H., Hermaen, D., & Fauziyyah, D. (2024). Analisis diksi dan gaya bahasa pidato Presiden Jokowi 2021 menggunakan teori Gorys Keraf untuk bahan ajar SMP. Enggang: Jurnal Pendidikan, Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 5(1), 1–10. https://doi.org/10.37304/enggang.v5i1.19671
Handoko, et al. (2019). Potensi pengembangan bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional. JBIPA: Jurnal Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing, 5(1), 22–29. http://download.garuda.kemdikbud.go.id/article.php?article=1252903&val=15992&title=Potensi%20pengembangan%20bahasa%20Indonesia%20menjadi%20bahasa%20internasional
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2022). Standar kompetensi UKBI. Balai Pustaka.
Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. (2024). Mengenal BIPA: Jendela penutur asing memahami bahasa dan budaya Indonesia. Sekretariat Negara.
Khoirunnisa, & Sunarya. (2023). Implementasi pembelajaran lintas budaya dalam perspektif pengajar BIPA: Tantangan dan peluang. Jurnal Onoma: Pendidikan Bahasa dan Sastra, 9(1), 1–9. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i1.2338
Kosasih. (2021). Pengembangan bahan ajar. Bumi Aksara.
Kurniasih. (2021). Analisis bahan ajar Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Sahabatku Indonesia tingkat dasar. Madah: Jurnal Bahasa dan Sastra, 12(1), 25–45. https://doi.org/10.31503/madah.v12i1.305
Kusmiatun. (2018). Mengenal BIPA (Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing) dan pembelajarannya. K-Media.
Magdalena, et al. (2020). Analisis bahan ajar. Nusantara: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Sosial, 2(3), 311–326. https://core.ac.uk/download/pdf/327208713.pdf
Muliastuti, L. (2019). Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.
Pusat Bahasa. (2023). Modul persiapan UKBI edisi terbaru. Badan Bahasa.
Rahma, N., & Suwandi, S. (2021). Analisis leksikal dan repetisi dalam buku Sahabatku Indonesia Level 1. Jurnal Bahasa dan Sastra Indonesia, 9(1), 45–58. https://www.researchgate.net/profile/Salsabila-Rahma-7/publication/354211882
Rosa, & Yeti. (2024). Unsur budaya teks cerita rakyat Danau Toba dalam buku bahan ajar BIPA Sahabatku Indonesia untuk pemelajar BIPA 4. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(3), 2639–2650. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3894
Rosa, D., & Yeti, S. (2024). Integrasi nilai budaya dalam cerita rakyat untuk pembelajaran BIPA. Jurnal Kajian Bahasa dan Budaya, 12(1), 77–89.
Saragih. (2022). Dampak perkembangan bahasa asing terhadap bahasa Indonesia di era globalisasi. Jurnal Pendidikan Tambusai, 6(2), 1–10.
Sudaryanto, T., & Widodo, H. P. (2020). CEFR dalam pengembangan kurikulum Bahasa Indonesia untuk penutur asing. Jurnal Linguistik Indonesia, 38(1), 23–35.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Sugiyono. (2013). Metode penelitian pendidikan. Alfabeta.
Sugiyono. (2020). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (Edisi revisi). Alfabeta.
Syafsyadin, et al. (2020). Metode pengajaran BIPA. Halaman Moeka Publishing.
Tarigan, H. G. (1986). Telaah buku teks Bahasa Indonesia. Angkasa.
Wicaksana, & Basuki. (2019). Analisis soal latihan keterampilan membaca dalam bahan ajar Sahabatku Indonesia tingkat A1. BASINDO: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra Indonesia, dan Pembelajarannya, 3(2), 40–46. https://media.neliti.com/media/publications/376708
Widodo, J., & Jasmadi. (2008). Panduan menyusun bahan ajar. Grasindo.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.





