Degradasi Lingkungan dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Kajian Ekologi Sastra

Authors

  • Anzila Khoirony Universitas PGRI Palembang
  • Darwin Effendi Universitas PGRI Palembang
  • Dian Nuzulia Armariena Universitas PGRI Palembang

DOI:

https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i1.4831

Keywords:

environmental degradation, literary ecology, novel

Abstract

The purpose of of this research is to describe environmental degradation in the novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar by Tere Liye using the ecological study of literary Grag Gerrard's ecological study of literature theory. This research is a descriptive qualitative research, in which data findings are in the form of quotations or dialog related to environmental degradation in the novel Teruslah Bodoh Jangan pintar by Tere Liye. Smart by Tere Liye. The results show that environmental degradation includes 6 (six) forms of environmental degradation in the novel. this novel, namely 10 pollution, 6 wilderness, 13 disasters, 12 dwellings, 4 animals and 8 earth. Meanwhile, 3 (three) efforts to overcome environmental degradation (environmental ethics) in this novel are 3 attitude of responsibility towards nature, 4 attitudes of love and care for nature and 1 attitude of not disturbing the life of nature. Among these, the most dominant form of degradation found in the novel is natural disasters, as shown through various excerpts and dialogues. This study is also relevant to academic learning as it enriches students' textual understanding while fostering social awareness, moral responsibility, and environmental concern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anshari, A. S., Radhiah, & Mahsa, M. (2022). Analisis Ekologi Dalam Bunga Rampai Puisi Indonesia Seperti Belanda: Dari Konflik Aceh Ke MoU Helsinki. KANDE: Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia , 3(1), 93–111.

Ahyar, J. (2019). Apa Itu Sastra. Lhokseumawe: CV Budi Utama.

Amala, E., & Widayati, S. (2021). Analisis Ekologi Karya Sastra Pada Novel Rindu Terpisah Di Raja Ampat Karya Kirana Kejora Sebagai Alternatif Bahan Ajar Di Sekolah Menengah Atas. Griya Cendikia, 6(2), 180–191. https://doi.org/10.47637/griya-cendikia.v6i2.95

Andriyani, N., & Piliang, W. S. H. (2019). Kritik Sastra Ekologis terhadap Novel-novel Terbaru Indonesia. Geram, 7(1), 81–89. https://doi.org/10.25299/geram.2019.vol7(1).2877

Arisa, Muhlis, Andi Srimularahmah, & Nur Rahmi. (2021). Hubungan Timbal Balik Manusia dan Alam dalam Legenda Ikan Bungo: Kajian Ekologi Sastra. Geram, 9(1), 74–81. https://doi.org/10.25299/geram.2021.vol9(1).5607

Ariska, W., & Amelysa, U. (2020). Novel dan Novelet. Guepedia.Aritonang, D. R. (2019). Buku Ajar Sastra & Budaya Lokal Untuk Perguruan Tinggi. Ponorogo: Uwais Inspirasi Indonesia.

Degradasi Lingkungan: (2022) ,https://lindungihutan.com/blog/pengertian-degradasi-lingkungan/. (n.d.).

Effendi, D., & Hetilaniar, H. (2019). Pandangan Dunia Pengarang dalam Novel Bulan Terbelah di Langit Amerika Karya Hanum Salsabiela Rais dan Rangga Almahendra serta Implikasinya dalam Pengajaran Sastra. Diksa : Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 5(2), 62–76. https://doi.org/10.33369/diksa.v5i2.9707

Endraswara, Suwardi. (2008). Metodologi Penelitian Sastra. Yogyakarta: PustakaWidyatama.

Endraswara, S. (2016). Ekokritik Sastra: Konsep, Teori, dan Terapan. Yogyakarta: Morfalingua.

Endraswara, Suwardi. (2020). Metodologi Penelitian Sastra: Konsep, Teori, dan Penerapannya. Yogyakarta: CAPS (Center for Academic Publishing Service).

Faisal, M. N. (2021). Metode Pembelajaran Matematika di Sekolah Dasar Saat Pandemi Covid 19. Jurnal Rised Pendidikan Dasar (JPRD), 117-129. Retrieved from http://jurnalnasional.ump.ac.id/index.php/jrpd.

Fauziah, E., Suntini, S., & Kautsar, T. Representasi Alam Dan Harmonisasinya Dengan Manusia Dalam Novel Sebuah Wilayah Yang Tidak Ada Di Google Earth Karya Pandu A. Hamzah: Kajian Ekokritik. Basastra: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 11(2), 486-495.

Gunawan, A. R. (2019). Kontroversi Puisi Daring Dalam Politik Siber Sastra. Jurnal Salaka: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Indonesia, Vol.1 No.1, 1-14. doi:10.33751/jsalaka.v1i1.1142

Hanif, M., & Wulandari, Y. (2022). Kajian Ekologi Sastra dalam Cerita Rakyat Provinsi Jawa Barat. Jubah Raja, 1(2), 61–72. https://ejurnal.ikippgribojonegoro.ac.id/index.php/JR/article/download/2876/645

Hardani, Andriani, H., & Ustiwaty, J. (2020). Metode Penelitian Kualitatif dan Kuantitatif. Yogyakarta: Pustaka Ilmu.

Hartati, D., Kurniasih, K., & Karim, A. A. (2023). Kajian Ekologi Sastra dalam Kumpulan Cerpen Tentang Desir Karya Gladhys Elliona. Jurnalistrendi : Jurnal Linguistik, Sastra, Dan Pendidikan, 8(1), 20–30. https://doi.org/10.51673/jurnalistrendi.v8i1.1471

Hermawan, I. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, & Mixed Methode. Karawang: Hidayatul Quran Kuningan.

Islamiah, F. N., Juanda, J., & Saguni, S. S. (2024). Novel Tangisan Batang Pudu: Kajian Ekokritik Kerusakan Lingkungan dan Kepedulian Terhadap Alam. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 4(4), 1069-1082.

Islamiah, K. T., & Saryono, D. (2023). Representasi alam dalam novel aroma karsa karya dewi lestari: kajian ekokritik sastra greg garrard. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 3(10), 1450-1461.

Kemiskinan dan Kerusakan Lingkungan, https://bappeda.ntbprov.go.id/kemiskinan-dankerusakan-lingkungan. (n.d.).

Lisnawati, A. S., Margono, D. N., & Kurniawan, E. D. (2024). Analisis Arsitektur Dengan Pendekatan Terhadap Novel “the Architecture of Love” Karya Ika Natassa. TEKTONIK: Jurnal Ilmu Teknik, 1(2), 356–359.

Logita, E. (2019). Analisis Sosiologi Sastra Drama "Opera Kecoa" Karya Noerbertus Riantiarno. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa dan Sastra Indonesia, Vol. 4 No. 1, 47-68. doi:https://doi.org/10.31943/bi.v4i1.10

Nazaruddin. (2021). Perempuan dalam Bersastra.Palembang: CV. Amanah

Normuliati, S., Hamidah, J., & Anwari, M. R. (2020). Penanaman Sikap Cinta Tanah Air Melalui Kajian Ekologi Sastra Dalam Novel Bersetting Di Kalimantan Selatan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 10(2), 60. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v10i2.9441

Noviatul Latifah, Oding Supriadi, & Suntoko. (2023). Nilai Etika Lingkungan dalam Kumpulan Cerpen Yang Lebih Bijak Daripada Peri Karya Rizqi Turama (Pendekatan Ekologi Sastra). Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, Dan Sastra, 9(1), 38–48. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i1.2130

Puti, A. O., & Armariena, D. N. (2019). Kajian Emosionalisme Dan Egoisme Dalam Novel Pemimpin Yang Telanjang Karya Sally Mackenzie. SASTRANESIA: Jurnal Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(2), 62-71.

Rahmawati, A. (2022). Analisis Pendekatan Mimetik Dalam Novel Trilogi Pingkan Melipat Jarak Karya Sapardi Djoko Damono Dan Implikasinya Terhadap Pembelajaran Sastra. Jurnal Ilmiah Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia (JIPBSI), Vol.4 No.1, 13-23. Retrieved from https://e-journal.unmas.ac.id/index.php/jipbsi/article/view/4150

Santoso, D. H., & Nurumudin, M. (2020). Valuasi Ekonomi Degradasi Lingkungan Akibat Alih Fungsi Lahan Di Kota Malang, Provinsi Jawa Timur. Jurnal Sains Dan Teknologi Lingkungan, 12(2), 121–130.

Silalahi, T. S. (2022). Solidaritas Komunitas Barisan Manual Brew (Studi Deskriptif Kualitatif pada Komunitas Barisan Manual Brew). JIIP-Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 2741-2748. doi:https://doi.org/10.54371/jiip.v5i8.726

Sudikan, S. Y. (2016). Ekologi sastra. Lamongan: CV. Pustaka Ilalang Group.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Yogyakarta: Alfabeta.

Sulkipani, S., Suganda, V. A., & Nurdiansyah, E. (2019). Analisis Tingkat Validitas Bahan Ajar Berbasis Lingkungan Pada Mata Kuliah Pendidikan Kewarganegaraan. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 9(2), 19. https://doi.org/10.20527/kewarganegaraan.v9i2.7549

Sukirman. (2020). Pengaruh Pembelajaran Sastra Kreatif Berbasis Karakter Terhadap Pengembangan Karakter Siswa di Madrasah Aliyah Negeri Palopo. Didaktika: Jurnal Kependidikan, Vol. 9 No. 4 , 389-402. doi:https://doi.org/10.58230/27454312.54

Sukmadinata, N. S. (2019). Metode penelitian pendidikan.

Sundari, D., Wardarita, R., & Wardiah, D. (2021). Kajian Ekologi Sastra dalam Novel Perempuan Bersampur Merah Karya Intan Andaru. Jurnal Pendidikan Tambusai, 5(3), 1.

Sutisna, A. R. (2021). Kajian Ekokritik dalam Novel Kekal Karya Jalu Kancana. UNDAS: Jurnal Hasil Penelitian Bahasa Dan Sastra, 17(2), 185-194.

Utami, D. . (2019). Kajian Dampak Perubahan Iklim Terhadap Degradasi Lingkungan. Jurnal Alamai: Jurnal Teknologi Industri Risiko Bencana.

Visiaty, A., Zuriyati, Z., & Rohman, S. (2020). Ekosistem dalam Puisi Membaca Tanda-Tanda Karya Taufiq Ismail Sebuah Kajian Etis Ekokritik. JURNAL Al-AZHAR INDONESIA SERI HUMANIORA, 5(4), 182. https://doi.org/10.36722/sh.v5i4.402

Wahyunto, & Dariah, A. (2014). Degradasi Lahan di Indonesia: Kondisi Existing, Karakteristik, dan Penyeragaman Definisi Mendukung Gerakan Menuju Satu Peta. Jurnal Sumberdaya Lahan, 8(2), 81–93. https://doi.org/10.2018/jsdl.v8i2.6470

Wardiah, D. (2021). Struktur Sastra Lisan Tembang Naseb Anak Mude dan Tige Serangkai di Desa Ujan Mas Kabupaten Muara Enim Oral Literary Structure of the Songs Naseb Anak Mude and Tige Serangkai in Ujan Mas Village , Muara Enim Regency A . Pendahuluan Sastra merupakan cermin. 4(1), 47–59.

Wati, F. BAB 5 PENGUMPULAN DATA. Menulis Karya Ilmiah dengan Cerdas: Panduan Praktis untuk Mahasiswa dalam Menulis Karya Ilmiah, 69.

Wati, S. E., Murniviyanti, L., & Armariena, D. N. (2023). Perempuan dan Agama Dalam Novel Dunia Kecil Yang Riuh Karya Arafat Nur. Indonesian Research Journal on Education, 3(2), 989-993.

Downloads

Published

2024-04-30

How to Cite

Anzila Khoirony, Darwin Effendi, & Dian Nuzulia Armariena. (2024). Degradasi Lingkungan dalam Novel Teruslah Bodoh Jangan Pintar karya Tere Liye Kajian Ekologi Sastra. Jurnal Riset Rumpun Ilmu Bahasa, 4(1), 374–385. https://doi.org/10.55606/jurribah.v4i1.4831